FOTO Internasional

Penampakan Satelit "Pot Harta Karun" Rusia Hancur Diserang Ukraina

Reuters, CNBC Indonesia
Selasa, 23/06/2026 05:00 WIB

Serangan drone Ukraina menghantam Krimea dan Rusia selatan, menewaskan 5 orang. Fasilitas minyak dan transportasi rusak.

1/5 Citra satelit menunjukkan api dan asap yang mengepul dari tangki minyak, setelah apa yang dikatakan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai serangan terhadap depot minyak di kota Kerch, Krimea, 21 Juni 2026. (Vantor/Handout via REUTERS)

Serangan drone Ukraina kembali mengguncang wilayah yang dikuasai Rusia, dengan sasaran fasilitas energi dan transportasi di Krimea dan wilayah selatan Rusia. Citra satelit menunjukkan tangki penyimpanan di Kerch, Krimea, mengalami kerusakan signifikan setelah dihantam serangan pada Minggu (21/6/2026).  (Vantor/Handout via REUTERS)

2/5 Citra satelit menunjukkan api dan asap yang mengepul dari tangki minyak, setelah apa yang dikatakan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai serangan terhadap depot minyak di kota Kerch, Krimea, 21 Juni 2026. (Vantor/Handout via REUTERS)

Otoritas yang ditunjuk Rusia melaporkan sedikitnya empat orang tewas dan 28 lainnya terluka dalam serangan pesawat tak berawak tersebut di semenanjung Krimea yang dikuasai Rusia. (Robert Brovdi via Telegram/Handout via REUTERS)

3/5 Citra satelit menunjukkan api dan asap yang mengepul dari tangki minyak, setelah apa yang dikatakan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai serangan terhadap depot minyak di kota Kerch, Krimea, 21 Juni 2026. (Vantor/Handout via REUTERS)

Foto satelit menunjukkan tangki-tangki minyak masih utuh sebelum serangan drone terjadi. Serangan juga terjadi di wilayah Krasnodar, Rusia. Otoritas setempat menyebut drone Ukraina menghantam fasilitas transportasi minyak dan memicu kebakaran di terminal minyak. (Vantor/Handout via REUTERS)

4/5 Citra satelit menunjukkan api dan asap yang mengepul dari tangki minyak, setelah apa yang dikatakan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai serangan terhadap depot minyak di kota Kerch, Krimea, 21 Juni 2026. (Vantor/Handout via REUTERS)

Komandan Pasukan Sistem Tak Berawak Ukraina, Robert Brovdi yang dikenal dengan julukan "Madyar", merilis rekaman video yang memperlihatkan detik-detik serangan terhadap terminal depot minyak di Kerch yang dikuasai Rusia serta stasiun radar Kasta-2E2 di Kurortne, Krimea. Sementara itu, Seorang penumpang kapal feri dilaporkan tewas dalam insiden tersebut. Serangan ini juga telah dikonfirmasi oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy. (Tangkapan Layar Video Reuters/Robert Brovdi via Telegram)

5/5 Citra satelit menunjukkan api dan asap yang mengepul dari tangki minyak, setelah apa yang dikatakan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai serangan terhadap depot minyak di kota Kerch, Krimea, 21 Juni 2026. (Vantor/Handout via REUTERS)

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa 239 pesawat tak berawak Ukraina berhasil ditembak jatuh dalam serangan semalam, meski sejumlah serangan tetap mencapai target dan menimbulkan korban jiwa serta kerusakan infrastruktur. (Tangkapan Layar Video Reuters/Robert Brovdi via Telegram)

Add as a preferred
source on Google