Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp 49,80 T di 2027, Buat Apa Saja?

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Senin, 15/06/2026 10:01 WIB
Foto: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI, Jakarta, Kamis (11/6/2026). (CMNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan Kementerian Keuangan akan menjalankan lima program utama pada tahun depan. Untuk menopang program tersebut, Kementerian Keuangan mengajukan pagu indikatif sebesar Rp 49,80 triliun.

Nilai ini pagu indikatif yang diajukan ini naik tipis dari tahun lalu Rp 47,13 triliun. Pagu indikatif ini, kata Purbaya, terdiri dari rupiah murni Rp 39,32 triliun, PNBP Rp 102,15 miliar dan BLU Rp 10,38 triliun.


"Dengan rincian sebagai berikut, program kebijakan fiskal, sektor keuangan dan ekonomi Rp 36,33 miliar, yang bersumber dari rupiah murni," kata Purbaya dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI, Senin (15/6/2026).

Kedua, program pengelolaan penerimaan negara Rp 1,62 triliun dan ketiga, pengelolaan belanja negara Rp 14,12 miliar yang bersumber dari rupiah murni. Keempat, pengelolaan perbendaharaan kekayaan negara dan risiko dengan anggaran Rp 194,68 miliar.

"Ini bersumber Rp 93,63 miliar dari rupiah murni dan Rp 101,04 miliar dari PNBP," kata Purbaya.

Kemudian, terakhir adalah program dukungan manajemen sebesar Rp 47,93 triliun yang didanai dari rupiah murni Rp 37,55 triliun, PNBP Rp 1,10 triliun dan BLU sebesar Rp 10,37 triliun.

"Secara tren, pagu ini sesuai dengan pagu tahun sebelumnya setelah dikurangi efisiensi. Hal ini sejalan dengan kebijakan nasional mengenai efisiensi anggaran dan penajaman belanja," tegasnya.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Menkeu Purbaya Rapat Mendadak dengan Pejabat Kemenkeu