FOTO Internasional

Warga Geruduk Proyek Menantu Trump, Pagar Kawat Berduri Dirobohkan

Reuters, CNBC Indonesia
Senin, 15/06/2026 05:00 WIB

Ratusan warga Albania menggeruduk dan merobohkan pagar proyek resor mewah milik menantu Trump, Jared Kushner.

1/6 Para pengunjuk rasa yang mengatakan tanah mereka telah diambil secara tidak adil, merobohkan pagar tempat resor wisata akan dibangun di tepi pantai Adriatik, di Rrjoll, dekat Shkodra, Albania, 13 Juni 2026. (REUTERS/Florion Goga)

Sekitar 200 demonstran merobohkan pagar logam dan kawat berduri yang mengelilingi lokasi pembangunan resor mewah di pantai Adriatik Albania, Sabtu (13/6/2026). Aksi tersebut menjadi tanda meningkatnya kemarahan masyarakat terhadap proyek pembangunan di kawasan yang dianggap sensitif secara lingkungan. (REUTERS/Florion Goga)

2/6 Para pengunjuk rasa yang mengatakan tanah mereka telah diambil secara tidak adil, merobohkan pagar tempat resor wisata akan dibangun di tepi pantai Adriatik, di Rrjoll, dekat Shkodra, Albania, 13 Juni 2026. (REUTERS/Florion Goga)

Gelombang protes terhadap proyek-proyek wisata mewah telah berlangsung selama beberapa pekan di Albania. Salah satunya menentang rencana pembangunan resor mewah yang didukung perusahaan terkait Jared Kushner, menantu Presiden Amerika Serikat Donald Trump, di dekat Vlora, kawasan yang dikenal sebagai habitat flamingo dan lokasi peneluran penyu. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

3/6 Para pengunjuk rasa yang mengatakan tanah mereka telah diambil secara tidak adil, merobohkan pagar tempat resor wisata akan dibangun di tepi pantai Adriatik, di Rrjoll, dekat Shkodra, Albania, 13 Juni 2026. (REUTERS/Florion Goga)

Warga Desa Rrjoll di wilayah pantai berpasir dan hutan pinus di Albania barat laut juga turun ke jalan memprotes proyek lain yang mereka klaim dibangun di atas tanah milik mereka yang sebelumnya disita. Massa mengibarkan bendera nasional Albania dan meneriakkan slogan "Revolusi" saat merobohkan pagar pembatas proyek. (REUTERS/Florion Goga)

4/6 Para pengunjuk rasa yang mengatakan tanah mereka telah diambil secara tidak adil, merobohkan pagar tempat resor wisata akan dibangun di tepi pantai Adriatik, di Rrjoll, dekat Shkodra, Albania, 13 Juni 2026. (REUTERS/Florion Goga)

Aksi tersebut sempat diwarnai bentrokan kecil dengan aparat kepolisian. Namun, polisi tidak menghentikan para demonstran yang merobohkan pagar. Salah satu pemilik tanah, Zeke Nikolle Shullani, mengatakan protes akan terus berlanjut hingga warga mendapatkan kompensasi atas lahan yang mereka klaim dirampas. Menurutnya, sekitar 200 keluarga terdampak oleh persoalan tersebut. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

5/6 Para pengunjuk rasa yang mengatakan tanah mereka telah diambil secara tidak adil, merobohkan pagar tempat resor wisata akan dibangun di tepi pantai Adriatik, di Rrjoll, dekat Shkodra, Albania, 13 Juni 2026. (REUTERS/Florion Goga)

Sementara itu, proyek resor wisata mewah bintang lima di lokasi tersebut dikembangkan oleh sebuah perusahaan Albania dan telah memperoleh status "investor khusus" dari pemerintah. Warga menilai pengembang tidak pernah berkonsultasi dengan masyarakat setempat. (REUTERS/Florion Goga)

6/6 Para pengunjuk rasa yang mengatakan tanah mereka telah diambil secara tidak adil, merobohkan pagar tempat resor wisata akan dibangun di tepi pantai Adriatik, di Rrjoll, dekat Shkodra, Albania, 13 Juni 2026. (REUTERS/Florion Goga)

Pemilik tanah lainnya, Nikolin Markpalaj, menuduh investor mengabaikan aspirasi warga dan memperingatkan bahwa ketegangan dapat terus meningkat jika tuntutan masyarakat tidak direspons. (REUTERS/Florion Goga)

Add as a preferred
source on Google