PDB Inggris Kontraksi, Minus Pertama Sejak Agustus 2025
Jakarta, CNBC Indonesia - PDB Inggris mengalami kontraksi sebesar 0,1% bulan ke bulan (month to month) pada April 2026, dalam pengumuman Jumat (12/6/2026). Hal ini menandai kontraksi pertama sejak Agustus tahun lalu, seiring dampak konflik Timur Tengah yang mulai mempengaruhi perekonomian.
Merujuk Badan Statistik Nasional, merujuk Trading Economics, output jasa turun 0,2%, dengan kontributor negatif terbesar adalah kegiatan administrasi dan jasa pendukung, yang turun 2,2%, serta seni, hiburan dan rekreasi (-4,3%). Perdagangan besar dan eceran, termasuk reparasi kendaraan bermotor, juga turun 0,4%.
Di sisi lain, informasi dan komunikasi memberikan kontribusi positif terbesar yaitu naik 1,1%. Sementara itu, output produksi datar setelah penurunan 0,2% di bulan Maret, karena kenaikan di sektor manufaktur dan pertambangan diimbangi oleh penurunan aktivitas utilitas dan air.
Sebaliknya, konstruksi tumbuh sebesar 0,1%. Secara tahunan, PDB meningkat 1,2%, laju yang sama seperti pada bulan Maret dan sedikit di bawah perkiraan sebesar 1,3%.
(sef/sef) Add
source on Google