Anggaran 2027 Makin Sedikit, Mendag Bilang Begini

Martyasari Rizky, CNBC Indonesia
Rabu, 10/06/2026 17:30 WIB
Foto: Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (10/6/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan, pagu indikatif anggaran Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk tahun 2027 berpotensi lebih rendah dibandingkan anggaran tahun sebelumnya. Meski demikian, ia menegaskan pembahasan masih berlangsung sehingga angka tersebut belum bersifat final.

Hal itu disampaikan Budi Santoso, usai menghadiri rapat kerja (raker) bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (10/6/2026). Agenda pertemuan tersebut membahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kemendag untuk Tahun Anggaran 2027.

"Pembahasan anggaran pagu indikatif saja sih, tahun 2027. Jadi nggak ada masalah, sudah selesai dibahas. Karena memang prosesnya kan harus dibahas di komisi VI (DPR RI), itu saja sih," kata Budi saat ditemui usai raker.


Kendati demikian, ia enggan membeberkan angka pasti pagu indikatif yang diterima Kemendag. Budi hanya mengakui terdapat penurunan dibandingkan alokasi anggaran tahun 2026. Namun, ia menekankan proses pembahasan anggaran masih akan berlanjut pada tahap berikutnya.

"Ya memang ada penurunan sedikit, tapi kan ini belum selesai. Jadi masih ada pembahasan lagi, baru indikatif. Kita pada prinsipnya akan terus mengoptimalkan ya program-program yang ada," ujarnya.

Sebagai informasi, pagu anggaran dasar Kemendag pada 2026 ditetapkan sebesar Rp1,4 triliun atau tepatnya Rp1.400.364.230.000. Besaran tersebut merupakan hasil penetapan bersama Menteri Keuangan dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas.

Jika nantinya anggaran 2027 benar-benar lebih rendah dari tahun ini, maka tren penurunan anggaran Kemendag akan berlanjut untuk tahun kelima secara berturut-turut.

Sebelumnya, dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI pada September 2025, Budi telah mengungkapkan alokasi anggaran Kemendag terus mengalami penyusutan sejak 2023 hingga 2026. Akumulasi pemangkasan anggaran selama periode tersebut mencapai ratusan miliar rupiah.

"Secara total, apabila dibandingkan dengan alokasi anggaran tahun 2023, maka pagu anggaran Kementerian Perdagangan tahun 2026 menurun sebesar Rp871.877.293.000 (Rp871 miliar) atau 38,37%," kata Budi dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Kamis (4/9/2025) lalu.

Menurut Budi saat itu, tren penurunan anggaran terjadi di tengah meningkatnya kebutuhan belanja operasional kementerian. Kondisi tersebut membuat ruang fiskal untuk belanja non-operasional, termasuk program-program yang mendukung pencapaian target kinerja sektor perdagangan, semakin terbatas.

Meski menghadapi potensi pengurangan anggaran pada 2027, Kemendag memastikan tetap akan mengoptimalkan program yang telah dirancang agar target-target perdagangan nasional tetap dapat dijalankan.


(dce) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Prabowo Paparkan KEM-PPKF RAPBN 2027, Ekonomi Ditarget 6,5%