MARKET DATA
Internasional

Peternakan Kecoa Ilegal Rp 2,5 M Digerebek, 100 Ribu Ekor Disita

sef,  CNBC Indonesia
05 June 2026 17:35
Kecoa mendesis Madagaskar. (Dok. Pexels)
Foto: Kecoa mendesis Madagaskar. (Dok. Pexels)

Jakarta, CNBC Indonesia - Petugas satwa liar menggerebek peternakan kecoa ilegal di pedesaan Australia. Otoritas itu bahkan menyita lebih dari 100.000 kecoa dengan nilai lebih dari US$100.000 (sekitar Rp 2,5 miliar) di pasar gelap, di mana orang-orang mencari serangga eksotik.

"Lebih dari 100.000 kecoa selundupan ditemukan dalam penggerebekan di sebuah peternakan komersial di kota Bathurst, sebelah barat Sydney," tulis AFP, merujuk departemen lingkungan hidup Australia, dikutip Jumat (5/6/2026).

"Mereka menemukan kecoa Madagaskar yang mendesis, serangga besar yang diberi nama karena mekanisme pertahanannya yang berisik, dan kecoak dubia, makhluk invasif yang dibiakkan sebagai camilan kadal peliharaan," tambahnya.

Dilaporkan pula bagaimana foto-foto menunjukkan salah satu kecoa Madagaskar yang disita berukuran cukup besar, menutupi seluruh telapak tangan orang dewasa. Departemen tersebut mengatakan serangga terlarang itu diperkirakan bernilai US$140.000.

"Kami menjalankan tugas kami untuk melindungi keanekaragaman hayati unik Australia dan pelanggaran undang-undang lingkungan hidup nasional dengan sangat serius," kata juru bicara departemen lingkungan hidup.

"Kami melihat adanya pembiakan dan perdagangan kecoak eksotik secara ilegal dan kami memperingatkan para pengusaha hewan peliharaan dan pemilik hewan peliharaan," jelasnya.

Australia memiliki salah satu aturan biosekuriti paling ketat di dunia. Secara umum, beternak serangga tidak otomatis ilegal, tetapi sangat tergantung pada jenis serangganya.

Serangga asli Australia dan beberapa spesies yang diizinkan dapat dipelihara atau dibudidayakan sesuai aturan negara bagian. Sementara itu, banyak serangga eksotis dilarang keras.

Perlu diketahui usai Perang Dingin, kecoa diyakini bisa bertahan dari serangan atau ledakan nuklir. Namun belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan hal itu.

(sef/sef) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Heboh Gudang Kopi Palsu 7 Ton Digerebek, Pakai Kedelai & Bahan Perasa


Most Popular
Features