MARKET DATA

Bicara Efek MBG, Prabowo Ancam Oknum: Coba Aja, Gue Udah Warning!

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
03 June 2026 22:21
Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition yang diselenggarakan di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, (3/6/2026). (Cahyo Biro Pe
Foto: Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition yang diselenggarakan di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, (3/6/2026). (Cahyo Biro Pers Presiden RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 3 Juni 2026.

Disebutkan, dalam acara itu hadir 2.173 peserta yang terdiri atas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG), Koordinator Regional (Koreg) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari seluruh Indonesia, Koordinator Wilayah (Korwil), Kepala SPPG, serta para mitra pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam pidato sambutannya, Prabowo menegaskan, dedikasi setiap unsur pelaksana Program MBG merupakan fondasi penting dalam menjalankan program strategis yang menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Dia pun menekankan arti penting program MBG bagi Indonesia.

"Semua negara yang maju, yang saya lihat, menggunakan makan untuk anak-anak sekolah untuk mengurangi kemiskinan, memperbaiki fisik dan kecerdasan penerus. Program ini sangat penting. Dan kalau berhasil akan menimbulkan suatu kemajuan sangat besar untuk ekonomi kita," kata Prabowo.

"Kalau dapur-dapur berhasil, kalau program-program ini berjalan dengan benar, berarti ekonomi di desa akan hidup. Petani-petani akan meningkat penghasilannya. Dia tidak akan diganggu oleh tengkulak, dia bisa mendapat suatu jaminan produknya, hasil keringatnya bisa diserap, bisa dibeli, dan dia bisa menjalankan kehidupan lebih baik," ucap Prabowo.

Ketika program MBG berhasil di puncaknya, memberi makan 83 juta orang, 30.000-an dapur berjalan dengan baik, maka akan menghasilkan 1,5 juta lapangan pekerjaan formal dan mungkin 1,5 juta lagi pekerjaan nyata di ekonomi pedesaan.

"3 juta lapangan kerja. Uang yang beredar di desa akan sangat besar. Jadi saudara-saudara, saya yakin dan saya percaya, program ini akan berhasil," katanya, disambut riuh tepuk tangan hadirin di lokasi.

"Dan saudara-saudara adalah salah satu unsur utama dari keberhasilan program ini. Saudara-saudara telah kita rekrut, kita didik SPPI (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia), kita telah rekrut saudara, gembeleng saudara, menanam nilai cinta Tanah Air, dan diberi tugas memimpin dan memanage dapur-dapur itu," sambungnya.

Warning Keras Oknum

Namun, dengan tegas Prabowo mengingatkan, Program MBG tidak boleh jadi sarana memperkaya oknum-oknum. Dia pun mengakui, makan paling gampang dikorupsi.

"Masalah makan ini masalah sakral. Makan bagi orang susah, tidak boleh jadi sarana memperkaya oknum-oknum. Makan paling gampang dikorupsi, makan paling gampang dikorupsi," kata Prabowo.

Prabowo lalu meminta para mitra dapur MBG yang hadir di lokasi.

"Angkat tangan, biar saya lihat tampang-tampang kalian. Angkat tangan yang yakin dia mitra yang baik, angkat tangan!," kata Prabowo.

Lalu tampak para mitra yang hadir riuh mengangkat tangan.

Yang mengejutkan, Prabowo lalu meminta mitra brengsek agar angkat tangan. Namun, tentu saja tidak ada yang angkat tangan.

Prabowo pun mengingatkan agar yang disebutnya mitra brengsek kembali ke jalan yang benar.

"Saudara-saudara, kalau pun saudara mitra yang brengsek tapi tidak mau ngaku, saya beri kesempatan kembali lah ke jalan yang benar," tegas Prabowo.

"Kembali ke jalan yang benar. Dan, kalau saudara yang cepat-cepat lapor, ngaku, Insyaallah selamat. Kalau saudara merasa saudara bisa lebih pintar dari NKRI, ya coba saja," ucapnya dengan wajah serius.

Perkuat Penegakan Hukum

Dia pun mempersilahkan Kepala BPKP, Ketua KPK, Jaksa Agung agar menyampaikan kebutuhannya kepada Prabowo.

"Kepala BPKP apa yang kau butuh, kalau perlu tambahan personel, berapa saja kau butuh, saya penuhi. Ketua KPK, berapa saja yang kau perlu, lapor, saya penuhi. Jaksa Agung, berapa saja yang kau perlu, saya penuhi. Kalau perlu yang sekian T (triliun) kau pakai untuk perkuat Jaksa Agung, semua, BPKP, KPK, semua penegak hukum kita perkuat," tegas Prabowo.

"Karena saya tidak mau NKRI dilecehkan, saya tidak mau pemerintah Republik Indonesia tidak dihormati. Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Saya tidak mau uang rakyat dicuri!," ucapnya.

Prabowo pun menegaskan, tidak akan ada pengecualian.

"Saya katakan, berat bagi saya. Waktu saya tanda tangan, berat. Ini orang yang saya angkat, saya kasih bintang, saya kasih pangkat. Jadi saudara-saudara, waktu saya minta mitra brengsek nggak ada yang angkat tangan, ya sudah ya. Gue udah warning loh ya," kata Prabowo mengingatkan.

Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition yang diselenggarakan di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, (3/6/2026). (Biro Pers Presiden RI)Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition yang diselenggarakan di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, (3/6/2026). (Biro Pers Presiden RI) Foto: Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition yang diselenggarakan di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, (3/6/2026). (Biro Pers Presiden RI)

(dce/dce) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Anak Nelayan di Gorontalo Lapor Belum Dapat MBG, Ini Respons Prabowo


Most Popular
Features