MARKET DATA

Anak Nelayan di Gorontalo Lapor Belum Dapat MBG, Ini Respons Prabowo

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
09 May 2026 18:21
Presiden Ri Prabowo dalam Kunjungan ke Kampung Nelayan Merah Putih Gorontalo. (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)
Foto: Presiden Ri Prabowo dalam Kunjungan ke Kampung Nelayan Merah Putih Gorontalo. (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Gorontalo, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menanyakan warga nelayan di Kelurahan Leato Selatan, Gorontalo, perihal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Momen itu terjadi saat Presiden berdialog ketika meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Gorontalo, Sabtu (9/5/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo sempat menanyakan perkembangan pelaksanaan program MBG di sekolah-sekolah. Namun, Prabowo mendengar sejumlah warga menjawab masih ada sekolah yang belum menerima program tersebut.

"MBG sudah ada di sekolah-sekolah?" tanya Prabowo.

Warga kemudian menjawab masih ada yang belum menerima. Mendengar hal itu, Prabowo langsung meminta jajaran pemerintah daerah segera mendata sekolah yang belum mendapatkan program MBG.

"Ada yang belum? Ya, nanti yang belum dicatat ya segera kita. Pokoknya tahun ini semua sekolah yang merasa perlu akan kita berikan MBG semuanya," kata Prabowo.

Ia menegaskan program tersebut diprioritaskan bagi anak-anak yang membutuhkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan generasi muda mendapatkan asupan gizi yang cukup agar tumbuh sehat dan mampu belajar dengan baik.

Dia juga menjelaskan bahwa program ini bukan suatu yang dipaksakan.

"Kalau anak-anak orang kaya gak perlu, gak apa-apa, gak dipaksa. Tapi kita ingin anak-anak kita kuat, kita ingin anak-anak kita semangat, kita ingin anak-anak kita pintar," ujarnya.

Selain membahas MBG, Prabowo juga menyoroti program digitalisasi pendidikan di Gorontalo. Ia menanyakan kepada kepala daerah terkait distribusi "layar pintar" di sekolah-sekolah.

Menurut Prabowo, mulai tahun ini setiap sekolah akan menerima tambahan tiga unit layar pintar. Dengan tambahan tersebut, ia berharap pada akhir tahun seluruh sekolah minimal memiliki empat ruang kelas dengan fasilitas digital interaktif.

"Nantinya semua ruang kelas akan punya layar pintar itu saudara-saudara. Guru-guru di tempat sulit bisa dibantu dari pusat, pelajarannya, silabusnya, bantuan bahan ajar bisa langsung real time," ujar Prabowo.

Ia juga menyebut pemerintah pusat nantinya dapat memantau aktivitas belajar mengajar secara langsung dari Jakarta, termasuk kehadiran guru di sekolah-sekolah daerah.

"Kita bisa monitor semua kelas dari Jakarta. Kalau ada guru yang gak masuk, kita bisa lihat, " katanya.

(wur/wur) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Prabowo Jenguk Siswa Korban Tabrakan Mobil MBG: Cepat Sembuh Ya


Most Popular
Features