MARKET DATA

20,9 Ribu Ton Sapi Jantan Hidup Impor Masuk RI Jelang Iduladha 2026

Robertus Adrianto,  CNBC Indonesia
02 June 2026 17:35
Pekerja melakukan bongkar muat sapi impor dari Australia di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta dari kapal Gelbray Express, Kamis (21/3/2024). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Pekerja melakukan bongkar muat sapi impor dari Australia di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta dari kapal Gelbray Express, Kamis (21/3/2024). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Puluhan ribu ton sapi jantan hidup impor masuk ke Indonesia pada April 2026 atau satu bulan menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriyah yang jatuh pada 27 Mei 2026.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, total impor sapi jantan hidup pada April 2026 mencapai 20,9 ribu ton, yang semuanya berasal dari Australia.

"Impor sapi jantan hidup April 2026 ada sebanyak 20,9 ribu atau sebesar US$ 76,5 juta. Negara asal impornya seluruhnya dari Australia," kata Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS Pudji Ismartini saat konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Sementara itu, untuk kambing hidup, BPS tidak mencatat satupun impor yang masuk ke Indonesia pada April 2026. "Di data yang kami olah saat ini tidak tercatat adanya impor kambing hidup pada April 2026," tegas Pudji.

Pada bulan-bulan periode Iduladha, sebetulnya daging sapi menjadi salah satu komoditas yang mendorong kenaikan harga alias inflasi, khususnya untuk kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau.

Pada Mei 2026, kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi sebesar 1,43% secara tahunan, disumbang oleh daging sapi dengan porsi sebesar 0,04%.

Daging sapi juga menjadi salah satu motor penggerak utama inflasi kelompok harga pangan bergejolak atau volitile food. Kelompok harga pangan bergejolak mengalami inflasi 6,24% yoy.

"Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi pada komponen harga bergejolak ini antara lain beras, daging ayam ras, cabai rawit, cabai merah, bawang merah, dan daging sapi," ujar Pudji.

(arj/arj) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Harga-Harga Pangan Mulai Naik Jelang Iduladha, Mendag Bilang Stabil


Most Popular
Features