Paket Stimulus Ekonomi II-2026 Rp7,8 T, Ini Daftar Insentifnya

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Selasa, 26/05/2026 14:29 WIB
Foto: Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya dan Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat menyampaikan konferensi pers Terkait putusan terbaru dari Supreme Court Amerika Serikat mengenai kebijakan tarif global, Indonesia siap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi. (Instagram/sekretariat.kabinet)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Indonesia telah sepakat menggelontorkan Paket Stimulus Ekonomi Semester II-2026 sebagai insentif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat makin cepat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, paket stimulus ekonomi ini menitik beratkan diskon tiket transportasi untuk libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, program magang nasional, hingga insentif pajak penulis.


Khusus untuk diskon tiket transportasi, termasuk angkutan udara, untuk liburan sekolah nilainya Rp 190 miliar dengan penerima manfaat 3,07 juta orang, sedangkan untuk Nataru nilainya Rp 161,4 miliar dengan penerima 2,87 juta orang.

"Diskon transportasi dan juga diskon untuk angkutan udara ini selama liburan sekolah nanti dan juga untuk Nataru," kata Airlangga di kantornya, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Selanjutnya, stimulus tambahan yang diberikan dalam bentuk pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) juga diberikan khusus untuk tiket pesawat dengan nilai Rp 472,7 miliar dan menargetkan 2,3 juta selama momen libur sekolah, sedangkan Nataru disiapkan senilai Rp 722 miliar dengan target 3,7 juta penumpang.

Selain stimulus untuk mobilitas masyarakat, insentif ekonomi selanjutnya dalam bentuk program magang nasional pada Juli 2026 untuk 150 ribu target peserta dengan anggaran Rp 4,14 triliun. Lalu, program vokasi nasional untuk 220 ribu lulusan SMK dan 50 ribu korban PHK dengan nilai anggaran Rp 2,12 triliun.

"Jadi itu yang tadi dibahas dan ini semuanya diharapkan bisa menjadi stimulus di kuartal ke-2," tegas Airlangga.

Terakhir, ialah dalam bentuk insentif pajak untuk para penulis. Bentuk insentifnya ialah pajak penghasilan (PPh) final dengan tarif 1,5%. Khusus untuk insentif ini Airlangga belum mau mengungkapkan besaran anggaran yang disiapkan.

Dengan demikian, total Paket Stimulus Ekonomi Semester II-2026 ini akan menyerab anggaran pemerintah senilai Rp 7,8 triliun, belum memperhitungkan insentif PPh Final para Penulis.


(arj/arj) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Kejar Ekonomi 6%, Purbaya Bocorkan Paket Stimulus Q2-2026