Prabowo Klaim Punya Alat Canggih Lacak Bunker Koruptor

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Jumat, 22/05/2026 07:25 WIB
Foto: REUTERS/Willy Kurniawan

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengklaim teknologi terkini bisa akan melacak harta tersembunyi dari pada koruptor sekalipun berada di bunker bawah tanah.

Oleh karena itu, dia mewanti-wanti agar tidak ada lagi pejabat yang berani korupsi atau berpikir untuk korupsi.


"Saya sedih kalau yang sekarang pejabat masih coba korupsi. Cepat ketahuan. Sekarang ada teknologi, ada radar bisa kita pakai, kita bisa lihat bawah tanah," ujar Prabowo dalam sidang paripurna di DPR, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Adapun, teknologi yang dimaksud Prabowo ini biasanya digunakan untuk mencari gudang senjata tersembunyi hingga mendeteksi ranjau darat, kini bakal dikerahkan untuk melacak bunker-bunker mencurigakan.

Prabowo juga memberi peringatan kepada pihak-pihak yang menyembunyikan kekayaan lewat kepemilikan lahan atau perkebunan ilegal yang sangat luas.

"Jadi saudara-saudara yang punya bunker-bunker disembunyikan, nanti kita ketemu juga kekayaanmu lho. Saya akan menggunakan teknologi yang paling canggih. Teknologi pertahanan bisa mencari gudang senjata di bawah tanah. Radar sekarang bisa mencari, ranjau bisa mencari. Kita akan pakai untuk mencari bunker-bunker di sekitar kalian," tegas Prabowo.

Prabowo mengungkapkan teknologi saat ini tidak main-main. Dia tahu jika koruptor memiliki kebun-kebun yang luas. Mereka mengira ini tidak bisa dicek. Padahal, keberadaan bunker tersebut bisa dicek dengan satelite, tanpa pengecekan fisik.

"Nggak usah kita cek fisik, kita bisa foto. Tiap pohon kita bisa foto. Pohon per pohon kita bisa foto. Jadi kau mau nipu bagaimanapun, kita akan ketemu penipuan kau, saudara-saudara sekalian," kata Prabowo.

Prabowo mengetahui bahwa para pelaku penipuan dan koruptor di lapangan kerap kali berjalan mulus karena memiliki pelindung atau backing dari oknum aparat penegak hukum berseragam. Ia meminta kepada masyarakat apabila menemukan oknum aparat penegak hukum bisa dilaporkan.

"Tapi, biasanya mereka-mereka itu ada backingnya. Backingnya biasanya seragamnya itu kalau gak hijau, ya coklat. Betul? Saya ini sebagai Gadget semua. Saudara-saudara, kalau ada kelakuan, aparatnya gak beres, saya minta rakyat video, langsung video," ujar Prabowo.

Seragam hijau dan coklat ini merujuk oknum TNI dan Polri.

"Saya sebagai senior, alumni gak ragu.. Jangan cemarkan TNI-Polri saudara. TNI Polri milik rakyat, harus berjuang untuk rakyat," tegasnya.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Jaksa Agung Setor Rp 10,2 T ke Negara: Tak Boleh Ada Kebocoran!