Prabowo Klaim Bisa Lacak Harta Koruptor Disembunyikan di Bawah Tanah

Intan Rakhmayanti,  CNBC Indonesia
21 May 2026 20:20
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat menghadiri Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Terkait KEM dan PPKF RAPBN 2027 di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026). (REUTERS/Willy Kurniawan)
Foto: REUTERS/Willy Kurniawan

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengancam akan melacak harta tersembunyi pejabat koruptor menggunakan teknologi.

Dia meyakini teknologi tersebut mampu mendeteksi bunker tersembunyi hingga di bawah tanah.

Mulanya Prabowo mengimbau agar pemimpin pemerintah di daerah tidak bisa dimonitor oleh pemerintah pusat.

"Mari bersama-sama kita bersihkan aparat kita semuanya. Jangan mengira sekarang engkau jadi Bupati, engkau jadi Gubernur kita tidak bisa monitor dari sini," kata Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, sekarang teknologi sudah hebat, sehingga penyimpangan seperti korupsi dapat diketahui dengan cepat. Prabowo menyebut bungker-bungker isi kekayaan yang disembunyikan pasti akan ditemukan.

"Sekarang ada teknologi ya, ada radar bisa kita pakai, kita bisa lihat bawah tanah. Jadi saudara-saudara yang punya bungker-bungker disembunyikan nanti kita ketemu juga kekayaanmu itu saudara-saudara," tegas Prabowo.

"Saya akan menggunakan teknologi yang paling canggih. Teknologi pertahanan bisa mencari gudang senjata di bawah tanah," imbuhnya.

Prabowo turut menyinggung pemilik kebun luas ilegal yang menurutnya kini dapat dilacak tanpa perlu pengecekan langsung di lapangan. Ia menyebut pengawasan dapat dilakukan melalui teknologi satelit.

"Jangan main-main sama teknologi. Iya kan? Mereka yang punya kebun-kebun luas dikira enggak akan ada pejabat yang bisa ngecek, saudara-saudara sekarang ada satelit. Enggak usah kita cek fisik kita bisa foto, tiap pohon kita bisa foto," ujar Prabowo.

"Pohon per pohon kita bisa foto. Jadi kau mau nipu bagaimanapun kita akan ketemu penipuan kau saudara-saudara sekalian." pungkasnya.

(dem/dem) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Prabowo Warning Aparat Nakal Jadi Bekingan Judol dan Narkoba


Most Popular
Features