8 Photos
Harga Solar Meledak, Nelayan AS Menjerit Kena 'Gebuk' Perang Trump
Harga solar melonjak akibat tensi Timur Tengah memukul nelayan AS. Banyak kapal kurangi melaut, memicu ancaman kenaikan harga lobster.
Kenaikan tajam harga solar akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah mulai memukul industri perikanan Amerika Serikat. Para nelayan mengurangi aktivitas melaut karena biaya operasional yang melonjak memangkas keuntungan mereka. (REUTERS/Lauren Owens Lambert)
Kapten Chris Welch, nelayan lobster dari Kennebunk, Maine, mengatakan ia kini lebih jarang memeriksa perangkap lobster demi menghemat bahan bakar. (REUTERS/Lauren Owens Lambert)
Jika biasanya perangkap diperiksa setiap empat atau lima hari, kini ia menunggu hingga tujuh sampai 10 hari sebelum kembali melaut. (REUTERS/Lauren Owens Lambert)
“Ini mengurangi keuntungan Anda pada akhirnya. Kami harus lebih memperhatikan laba bersih kami,” kata Welch setelah mengisi bahan bakar kapal penangkap ikannya, Quality Time, di pelabuhan Kennebunk. (REUTERS/Lauren Owens Lambert)
Dilansir Reuters pada Jumat (22/5/2026), harga rata-rata solar di Amerika Serikat pekan ini mencapai 5,63 dolar AS atau sekitar Rp88 ribu per galon, melonjak tajam dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berada di level 3,55 dolar AS atau sekitar Rp52 ribu per galon, mengacu pada kurs Bank Indonesia sebesar Rp17.596 per 1 dolar AS. Angka tersebut juga mendekati rekor tertinggi pada 2022 yang mencapai 5,82 dolar AS per galon. (REUTERS/Lauren Owens Lambert)
Biaya bahan bakar menjadi beban utama armada perikanan karena kapal-kapal besar membutuhkan puluhan ribu galon untuk sekali pengisian. (REUTERS/Lauren Owens Lambert)
Menurut Welch, perang antara AS-Israel dan Iran diduga menjadi salah satu pemicu lonjakan harga energi. Kondisi serupa juga dirasakan nelayan di berbagai negara, termasuk Korea Selatan dan Indonesia, yang melaporkan penurunan jumlah kapal yang berangkat melaut akibat mahalnya bahan bakar. (REUTERS/Lauren Owens Lambert)
Situasi ini dikhawatirkan turut mengganggu rantai pasok pangan global dan memicu kenaikan harga makanan laut, termasuk lobster di Maine, pada musim liburan musim panas tahun ini. (REUTERS/Lauren Owens Lambert)
source on Google