Resmi Dibuka, Pertamina Goes To Campus 2026 Cari Mahasiswa Inovatif

Khoirul Anam, CNBC Indonesia
Kamis, 21/05/2026 18:33 WIB
Foto: Dok Pertamina

Jakarta, CNBC Indonesia - Kick Off program Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 secara resmi digelar di Institut Teknologi Bandung, Kamis (21/5). Mengusung tema Energizing Acceleration for Future Impact, penyelenggaraan tahun ini hadir dengan konsep baru melalui roadshow ke lima kota di Indonesia serta menghadirkan rangkaian kompetisi, talkshow, ekshibisi, hingga program pengembangan mahasiswa.

Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita menyampaikan bahwa PGTC 2026 dirancang sebagai wadah strategis untuk mencetak generasi penerus yang membawa bekal akademis, juga ada pendekatan-pendekatan praktis yang bisa didapatkan dari berinteraksi dengan industri.

"Kami membawa Pertamina secara grup keseluruhan hadir untuk memberikan gambaran tentang proses bisnis industri di Pertamina, sehingga mereka bisa melihat kecocokan antara ilmu pengetahuan yang mereka miliki dan melihat bagaimana peluang mereka yang ingin berkarir di Pertamina," ujar Arya dikutip Kamis (21/5/2026).


Dari sudut pandang akademisi, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Prof. Dr. Irwan Meilano menyambut baik inisiatif ini sebagai penguatan sinergi antara kampus dan industri.

"Kehadiran Pertamina di kampus melalui PGTC memberikan wawasan riil bagi mahasiswa mengenai tantangan industri masa depan sejak dini. Kami berharap program ini membuka wawasan mahasiswa dan membantu kami di lingkungan kampus untuk meningkatkan kualitas kurikulum yang lebih dekat dan relevan dengan perkembangan industri yang dinamis. Melakui kerjasama ini mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia pendidikan," ungkap Prof. Irwan.

Sejalan dengan hal tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Junaidi Khotib menekankan pentingnya dukungan sektor korporasi dalam ekosistem riset mahasiswa yang akan memberikan manfaat, terutama untuk peningkatan daya saing dan menguatkan relevansi dari pendidikan.

"Pemerintah terus mendorong terciptanya riset dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan bangsa. PGTC merupakan wujud kontribusi Pertamina sebagai industri yang hadir lebih awal di kampus, memberikan insight yang sangat baik bagi mahasiswa sebelum terjun secara nyata ke dunia industri. Kami berharap ajang ini dapat menyentuh semakin banyak perguruan tinggi dan memancing perusahaan dan industri lain untuk ikut terlibat, demi mendukung kemajuan pendidikan Indonesia," jelas Prof. Junaidi.

Kick off PGTC 2026 sekaligus menjadi momentum open call kompetisi nasional Energy Debate Championship (EDC) dan Energynovation Ideas Competition (EIC) bagi mahasiswa seluruh Indonesia. Selain seremoni pembukaan, acara juga menghadirkan sesi Energizing Talks bertajuk "Energizing Indonesia: From National Strategy to Everyday Action" dan sesi Youth Stage yang memberikan inspirasi mengenai pengembangan diri serta peluang karier di sektor energi.

Tak hanya itu, Pertamina juga memperkenalkan program Pertamuda Seed and Scale 2026, kompetisi ide bisnis tingkat nasional yang pendaftarannya akan dimulai pada awal Juni mendatang. Rangkaian kegiatan ini dilengkapi dengan area expo di Aula Barat ITB yang menampilkan berbagai informasi seputar karier, magang, beasiswa, serta program pengembangan mahasiswa dari Pertamina Group.

Melalui PGTC 2026, Pertamina berkomitmen untuk terus menjadi ruang kolaborasi bagi generasi muda Indonesia dalam menciptakan kontribusi nyata bagi masa depan energi yang lebih hijau dan berkelanjutan.


(rah/rah) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Pertamina & SKK Migas Optimalisasi Produk Lokal di Hulu Migas