Internasional

Media AS-Singapura Sorot Prabowo Kontrol Ekspor Komoditas, Sebut Ini

tps, CNBC Indonesia
Kamis, 21/05/2026 06:10 WIB
Foto: REUTERS/Willy Kurniawan

Jakarta, CNBC Indonesia - Media asing terkemuka asal Singapura dan Amerika Serikat (AS) kini tengah menyoroti tajam langkah berani Presiden Prabowo Subianto yang resmi memusatkan seluruh kendali aktivitas ekspor komoditas utama nasional. Kebijakan strategis ini langsung menjadi pusat perhatian internasional karena dinilai bakal mengubah peta perdagangan global serta memperketat cengkeraman negara atas kekayaan alam.

Media Singapura Channel News Asia pada Rabu (20/05/2026), media tersebut menyoroti keputusan besar Presiden Prabowo Subianto yang mewajibkan seluruh penjualan komoditas unggulan seperti kelapa sawit dan batu bara dilakukan hanya melalui satu pintu. Sistem eksportir tunggal lewat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini disorot sebagai langkah drastis Jakarta untuk menghentikan kebocoran pendapatan negara dari sektor komoditas.

Media Singapura tersebut menggarisbawahi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut Indonesia telah kehilangan potensi pendapatan hingga US$ 908 miliar (Rp 16.071,6 triliun) akibat ekspor yang dihargai terlalu murah selama puluhan tahun. Praktik manipulasi nilai faktur (under-invoicing) dan pengalihan harga (transfer pricing) oleh pihak swasta disebut-sebut sebagai pemicu utama yang ingin diberantas oleh pemerintah melalui regulasi baru ini.


"Hari ini pemerintah Indonesia yang saya pimpin akan mengeluarkan regulasi mengenai pengelolaan ekspor komoditas," ujar Presiden Prabowo Subianto.

"Penerbitan regulasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan ekspor komoditas kita," tambahnya.

"Semua penjualan sumber daya kita, mulai dari kelapa sawit hingga batu bara, harus melalui BUMN yang dipilih oleh pemerintah sebagai eksportir tunggal," tegas Prabowo.

Sementara itu, mengutip laporan media AS Associated Press, media barat tersebut menyoroti dampak instan dari pengumuman kebijakan pengetatan ekspor ini yang langsung memicu kepanikan massal di pasar keuangan dalam negeri. Rencana monopoli ekspor oleh negara ini dinilai para investor global dapat merusak mekanisme pasar bebas serta memangkas margin keuntungan emiten komoditas secara drastis.

Associated Press juga menyoroti kejatuhan beruntun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia sebagai respons dari para pelaku pasar modal terhadap kebijakan tersebut. Dilaporkan bahwa indeks saham utama Jakarta langsung merosot tajam 3,5% pada hari Selasa, dan tren pelemahan tersebut masih terus berlanjut hingga hari Rabu dengan penurunan tambahan mendekati 2%.

Meski langkahnya menuai sorotan tajam dari dunia internasional dan memicu gejolak pasar, Prabowo tetap menegaskan bahwa penguasaan penuh atas kekayaan alam merupakan hak mutlak demi menjamin kesejahteraan rakyat. Presiden menyatakan bahwa ekonomi Indonesia harus dikelola secara maksimal untuk mendorong penerimaan negara karena Indonesia merupakan negara kaya sumber daya yang juga anggota G20.

"Dalam pandangan pemerintah-dan saya yakin setiap patriot akan mendukung ini-bumi, air, dan seluruh kekayaan alam yang terkandung di dalamnya harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia," pungkas Prabowo.


(tps/tps) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Pembentukan BUMN Ekspor Batu Bara Cs - Rupiah Masih Terpuruk