Prabowo Sebut Soal Bangsa yang Lemah, Takut Kurs Dolar-Kekurangan BBM
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa ciri bangsa yang lemah adalah khawatir terhadap tekanan kurs dolar hingga stok bahan bakar minyak (BBM) dari situasi global.
Hal disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidatonya di Sidang Paripurna DPR/MPR RI, Rabu (20/5/2026)
Ia mengatakan bahwa realitas saat ini, ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir tumbuh di atas 5%. Namun, data jumlah kelas menengah turun, dan jumlah orang miskin masih bertambah.
"Saudara-saudara jawaban harus ilmiah jawaban harus matematis dan menurut saya jawabannya adalah bahwa kemungkinan besar saya yakin sistem perekonomian yang kita jalankan berada pada trajektori yang tidak tepat," kata Prabowo.
Prabowo mengatakan bahwa fakta-fakta tersebut bila diteruskan Indonesia tidak mungkin jadi bangsa yang makmur. Sebab tanpa kemakmuran tidak akan menjadi bangsa yang kedaulatan.
"Kemungkinan besar kita jadi bangsa lemah bangsa yang selalu takut kurs dolar, takut BBM nggak cukup, takut ini takut itu bangsa yang elite-nya takut padahal kita diberi karunia yang luar biasa, fakta juga menunjukkan bahwa telah terjadi mengalir keluarnya kekayaan kita sejak lama," katanya.
(hoi/hoi) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]