MARKET DATA

Prabowo: Jangan Terlalu Kagum Sama Bangsa yang Rampas Bangsa Lain

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
20 May 2026 10:49
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat menghadiri Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Terkait KEM dan PPKF RAPBN 2027 di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026). (YouTube/ Sekretarat Presiden)
Foto: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat menghadiri Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Terkait KEM dan PPKF RAPBN 2027 di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026). (YouTube/ Sekretarat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menegaskan hendaknya masyarakat Indonesia tidak memuja-muji bangsa-bangsa yang dahulunya menganut paham imperialisme dan mengumpulkan kekayaannya dari merampas kekayaan bangsa lain.

Hal ini ditegaskan Prabowo mengingat nasib Indonesia yang dulu merasakan penjajahan hingga 350 tahun dan diperbudak, dirampas kehormatan serta harga dirinya.

"Bangsa Indonesia mereka menyaksikan dan merasakan dihilangkan segala kehormatan, kepercayaan diri kepada bangsa pada budaya, pada sejarah kita," paparnya. dalam Sidang Paripurna, Rabu (20/5/2026).

"Hendaknya jangan kita terlalu kagum kepada bangsa-bangsa yang kayanya dari merampas kekayaan bangsa-bangsa lain, janganlah kita rendah diri janganlah kita selalu mengagumi apa yang mereka ajarkan kepada kita padahal mereka tidak menjalankan apa yang mereka ajarkan kepada kita," tegasnya.

Kendati mengumandangkan pernyataan ini, Prabowo menegaskan dirinya tidak mengajak siapapun untuk membenci siapapun.

"Saya tidak mengajak untuk membenci bangsa lain tidak. Bahkan saya mengajak belajar tapi kita harus belajar dari sejarah," katanya.

(haa/haa) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Prabowo Ungkap Belanda 400 Tahun Kaya Cuma karena Pernah Kuasai RI


Most Popular
Features