MARKET DATA

Soal Isu Pembentukan Badan Khusus Ekspor, Ini Kata ESDM

Romys Binekasri,  CNBC Indonesia
19 May 2026 15:03
Aktivitas pertambangan batubara milik Bayan Resources di Tabang/Pakar, Kalimantan, Jumat (17/11/2023). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki).
Foto: Aktivitas pertambangan batubara milik Bayan Resources di Tabang/Pakar, Kalimantan, Jumat (17/11/2023). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki).

Jakarta, CNBC Indonesia - Beredar isu mengenai pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto yang akan membentuk Badan Khusus Ekspor sejumlah komoditas. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan belum mengetahui ihwal pembentukan tersebut.

"Saya enggak (tahu). Nah skemanya seperti apa saya tidak tahu," terang Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Tri Winarno ditemui di Gedung DPR, Selasa (19/5/2026).

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa juga mengaku tak tahu menahu. Menurutnya, urusan itu nantinya akan diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

"Wah saya enggak tahu, nanti Presiden ngumumin itu," kata Purbaya di kantornya, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Isu pembentukan badan ekspor itu pun telah ramai diperbincangkan di berbagai kalangan, termasuk kalangan pelaku usaha hingga ekonom.
Dari isu yang beredar, kabarnya badan itu akan beroperasi sebagai pembeli dari komoditas tertentu ekspor asal Indonesia sebelum diekspor ke negara-negara pembeli.


Namun, penting dicatat, pemerintah sejatinya belum memberikan informasi detail terkait rumor yang beredar ini. Meski, kabarnya akan diumumkan besok secara langsung oleh presiden di DPR dalam pidato penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEMPPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027.

(pgr/pgr) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Video: Pemerintah Resmi Tetapkan Kebijakan BBM Campur BBN


Most Popular
Features