Stok Cadangan Beras Pemerintah Pecah Rekor Lagi, Tembus 5,37 Juta Ton

Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
Selasa, 19/05/2026 11:32 WIB
Foto: Perum Bulog mengundang mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Indonesia untuk meninjau langsung kondisi gudang beras di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (6/5/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang ada di gudang Bulog mencapai rekor baru. Saat ini stok CBP sudah tembus 5,37 juta ton per 18 Mei 2026.

"Adapun stok cadangan beras pemerintah sampai 18 Mei mencapai 5,37 juta ton. Yang merupakan capaian tertinggi sepanjang sejarah," ungkap Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Sarwo Edi saat rapat dengan Komisi IV DPR RI, Selasa (19/5/2026).

Kenaikan CBP didukung serapan gabah dan beras yang cukup baik di awal tahun ini. Adapun Target serap gabah pada 2026 sebesar 4.000.000 ton. Sedangkan realisasi pengadaan gabah dan beras per tanggal 18 Mei 2026 sebesar 2.821.603 ton atau 70,54% dari target penugasan pengadaan.


"Capaian ini menunjukkan progres penyerapan gabah nasional berjalan positif," ucapnya.

Menurut Sarwo Edi, pengelolaan CBP dan stok beras tersebut menjadi instrumen yang sangat penting dalam menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan. CBP akan disalurkan untuk mendukung program ketahanan pangan seperti bantuan pangan, beras SPHP, program MBG, hingga bencana dan keadaan darurat serta penyaluran reguler komersial. Dia pun menargetkan posisi stok CBP di akhir tahun masih tersisa 2,51 juta ton.

"Dengan target minimal stok akhir 2,51 juta ton," sebutnya


(wur/wur) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Begini Potensi Sektor Pangan RI di Mata Bank Multinasional