Purbaya Minta Warga RI Tak Perlu Panik Dolar Rp17.500, Ini Alasannya

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Rabu, 13/05/2026 18:00 WIB
Foto: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam acara Peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana. (YouTube/OJK)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta masyarakat tidak perlu panik melihat kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang telah bergerak menembus level Rp 17.500/US$.

Purbaya mengatakan, salah satu alasan utamanya karena saat ini fundamental ekonomi Indonesia sangat bagus, ditopang oleh pondasi pertumbuhan yang sangat kuat.


"Enggak perlu panik, karena pondasi ekonomi bagus, kita tahu betul kelemahan di mana dan bisa kita betulin," papar Purbaya di kawasan Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, pondasi ekonomi Indonesia bahkan mampu menahan potensi krisis moneter sebagaimana yang terjadi era 1998. Sayangnya, ia enggan menyebutkan daftar yang disebut sebagai pondasi kuat perekonomian Indonesia.

"Kita akan cari langkah yang tepat, dengan pondasi ekonomi kuat enggak akan terlalu susah sepertinya," papar Purbaya.

Selain itu, Purbaya memastikan, Bank Indonesia juga akan terus melakukan kebijakan stabilisasi kurs yang ditujukan untuk menjaga pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

"Mereka yang berwenang dan saya yakin mereka bisa kendalikan. Kita akan bantu sedikit-sedikit nanti," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, pada pembukaan perdagangan pagi ini rupiah kembali ke level terburuknya setelah melemah 0,06% menjadi Rp17.500/US$.

Namun, pada penutupan perdagangan sore hari nya, rupiah berhasil kembali ke zona penguatan terhadap dolar AS di level Rp 17.460/US$, berdasarkan data Refinitiv.


(arj/arj) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Jaga Rupiah, BI Perketat Pembelian Dolar AS Maks USD 25 RIbu