Prabowo Ungkap Uang Ribuan Triliun RI Masih Dicuri Koruptor-Bandit

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Rabu, 13/05/2026 15:02 WIB
Foto: Presiden Prabowo Subianto berbincang dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, saat kegiatan penyerahan aset sitaan Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan, pemerintah Indonesia masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk menyelamatkan kekayaan negara yang dicuri para bandit sumber daya alam maupun koruptor, hingga akhirnya mengalir ke luar negeri dengan nilai ribuan triliun.

Saat ini, upaya penyelamatan kekayaan negara yang dirongrong para bandit hingga koruptor oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), kata Prabowo baru senilai Rp 40 triliun, maka masih banyak yang perlu dikejar untuk menutup kebocoran itu.


"Ini baru sekelumit kekayaan yang berhasil kita selamatkan. Perjuangan masih susah, masih ratusan triliun, masih ribuan triliun yang harus kita selamatkan," kata Prabowo dalam acara Penyerahan Denda Administratif dan Lahan Kawasan Hutan di kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/20260.

Prabowo memastikan, seluruh kekayaan negara yang berhasil diselamatkan pemerintah saat ini hingga ke depannya adalah untuk memperbaiki infrastruktur publik hingga menyejahterakan masyarakat Indonesia.

"Ini bukan pemerintah Prabowo sok populis, ini adalah masalah survival 287 juta rakyat Indonesia. Tidak mungkin hidup baik, hidup sejahtera, kalau kekayaan diambil tiap hari, tiap minggu, tiap bulan," paparnya.

Menurut Prabowo, langkah ini penting karena sejak masa penjajahan masyarakat Indonesia sudah hidup sangat susah dan dihina. Maka, ketika sudah merdeka, seluruh lapisan masyarakat menurutnya harus hidup sejahtera.

"Bapak-bapak kita, kakek-kakek kita dijajah ratusan tahun, dihina, ditindas, diperbudak, diperlakukan rendah dari anjing. Kita tidak mau rakyat kita hidup dengan kemiskinan, tidak mau terus menerus menderita, kita harus perjuangkan supaya hidup dalam keadilan dan kesejahterhaan," tegas Prabowo.


(arj/arj) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Jaksa Agung Setor Rp 10,2 T ke Negara: Tak Boleh Ada Kebocoran!