MARKET DATA

Negara-Negara ASEAN Rumuskan Pembuatan Pusat Penyimpanan Minyak

Verda Nano Setiawan,  CNBC Indonesia
11 May 2026 16:50
Myanmar's Permanent Secretary of the Ministry of Foreign Affairs U Hau Khan Sum, Malaysia's Prime Minister Anwar Ibrahim, Thailand's Prime Minister Anutin Charnvirakul, East Timor's Prime Minister Xanana Gusmao, Vietnam's Prime Minister Le Minh Hung,
Foto: via REUTERS/Aaron Favila

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa negara-negara di Asia Tenggara tengah merumuskan pembentukan pusat penyimpanan cadangan minyak atau storage hub untuk kawasan ASEAN.

Hal tersebut disampaikan Bahlil usai pembahasan dalam forum KTT ASEAN di Filipina. Menurutnya, negara-negara ASEAN sepakat memperkuat kerja sama kawasan, khususnya di sektor energi di tengah ketidakpastian geopolitik global saat ini.

"Karena, di dalam kondisi geopolitik yang seperti ini, hampir semua negara, hampir semua kawasan itu berpikir bagaimana memproteksi kepentingan internal negara dan internal kawasan," ujar Bahlil ditemui di Kementerian ESDM, Senin (11/5/2026).

Bahlil membeberkan, salah satu ide yang dirumuskan adalah pembangunan pusat penyimpanan cadangan minyak untuk kawasan ASEAN melalui kerja sama antara Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Filipina.

Lebih lanjut, ia menambahkan Indonesia sendiri telah menawarkan diri sebagai lokasi pembangunan fasilitas penyimpanan tersebut. Menurutnya, fasilitas itu nantinya dapat menjadi pusat cadangan energi yang menyuplai kebutuhan negara-negara Asia Tenggara.

"Nah, ini adalah ide yang bagus. Kita akan membangun storage di mana saja, tapi kemarin saya tawarkan untuk di Indonesia. Kita membangun cadangan yang cukup besar yang pada akhirnya kemudian ini menyuplai ke negara-negara di Asia Tenggara. Itu satu," ujarnya.

(pgr/pgr) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Video: Celah Sistem Pajak RI, Banyak Orang Kaya Nikmati Pajak Rendah


Most Popular
Features