MARKET DATA
Internasional

Utusan Iran Tiba-Tiba Datang ke China, Ada Apa Xi Jinping?

sef,  CNBC Indonesia
06 May 2026 09:40
(FILES) Iranian Foreign Minister Abbas Araghchi attends a joint press conference with his Iraqi counterpart Fuad Hussein in Tehran on January 18, 2026. Iranian Foreign Minister Abbas Araghchi arrived in Beijing on May 6, 2026 ahead of scheduled talks
Foto: AFP/ATTA KENARE

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, tiba di Beijing, China, Rabu (6/5/2026) pagi. Ia diagendakan melakukan pembicaraan dengan diplomat utama China, Wang Yi.

"Seyyed Abbas Araghchi tiba di Beijing... memimpin delegasi diplomatik," lapor kantor berita Tasnim dan Fars Iran.

"Selama kunjungan ini, Menteri Luar Negeri negara kita akan membahas hubungan bilateral dan perkembangan regional dan internasional dengan mitranya dari China."

China adalah pelanggan utama minyak Iran. Negeri itu menentang sanksi yang diberlakukan oleh Amerika Serikat (AS) karena Washington berupaya memutus pendapatan ke Teheran.

Kunjungan Araghchi dilakukan sebelum kunjungan Presiden AS Donald Trump ke China pada 14-15 Mei untuk bertemu Presiden Xi Jinping. Kunjungan itu sempat ditunda setelah AS dan Israel menyerang Iran.

Sementara itu, mengutip AFP, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada hari Selasa menyerukan kepada China untuk menekan Araghchi agar melonggarkan cengkeraman Teheran di Selat Hormuz. Selat Hormuz adalah perairan yang dilalui oleh seperlima minyak dunia.

"Saya berharap China memberi tahu (Araghchi) apa yang perlu diberitahukan kepadanya, yaitu bahwa apa yang Anda lakukan di selat tersebut menyebabkan Anda terisolasi secara global," kata Rubio kepada wartawan.

(sef/sef) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Kunjungan Rahasia Taiwan ke Israel Bocor, Persiapan Perang Besar Asia?


Most Popular
Features