Internasional

Ibu Kota Negara Tenggelam, Kondisi Mengkhawatirkan-Terlihat di Angkasa

sef, CNBC Indonesia
Rabu, 06/05/2026 08:55 WIB
Foto: Kota Meksiko (Andres Ordaz Vega/pexels.com)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ibu kota Meksiko, Mexico City, dilaporkan tenggelam dengan kecepatan yang sangat mengkhawatirkan sehingga terlihat dari luar angkasa. Hal ini diungkap CNN International seraya menyebut citra dari sistem radar NASA yang canggih mengungkapkan tingkat penurunan permukaan tanah lebih dari 0,5 inci per bulan.

"Ini menjadikan kota ini salah satu ibu kota yang tenggelam paling cepat di planet ini," ujar laman itu, dikutip Rabu (6/5/2026).

Mexico City sendiri adalah kota metropolitan yang luas ini, yang juga merupakan salah satu kota terbesar di dunia. Kota itu membentang di atas danau dataran tinggi dan terletak di atas akuifer kuno, yang menyediakan sekitar 60% air minum untuk 22 juta penduduk kota tersebut.


Selama bertahun-tahun, akuifer ini telah dipompa secara berlebihan. Hal tersebut menyebabkan tanah di atasnya ambles.

Pengambilan air yang berlebihan juga telah berkontribusi pada krisis air kronis. Itu membuat Mexico City menghadapi potensi air nol, di mana keran air akan mengering.

Penurunan permukaan tanah yang cepat di kota ini diperparah oleh pembangunan perkotaan yang tiada henti. Infrastruktur baru yang menambah beban ekstra di atas tanah yang kaya lempung.

"Fenomena penurunan permukaan tanah di Mexico City pertama kali didokumentasikan pada tahun 1920-an, dan sejak saat itu, penduduk telah merasakan dampaknya, dengan jalan yang retak, bangunan yang miring, dan kerusakan pada sistem kereta api," muat laman tersebut lagi.

"Citra terbaru dari satelit NISAR, sebuah proyek kerja sama antara NASA dan Organisasi Penelitian Antariksa India, mengungkapkan luasnya masalah ini secara detail yang mengejutkan," jelasnya.

"Antara Oktober 2025 dan Januari 2026, selama musim kemarau di Kota Meksiko, NISAR memetakan pergerakan tanah di bawah kota tersebut. Temuannya mengungkapkan bahwa sebagian kota tenggelam dengan kecepatan sekitar 0,8 inci per bulan - itu lebih dari 9,5 inci setiap tahunnya," muat laman tersebut.

Daerah yang paling terdampak termasuk Bandara Internasional Benito Juarez. Padahal ini adalah bandara utama kota tersebut.

Salah satu landmark kota juga terdampak penurunan permukaan tanah. "Monumen Malaikat Kemerdekaan" setinggi 114 kaki, yang dibangun pada tahun 1910 untuk memperingati 100 tahun kemerdekaan Meksiko, harus menambah 14 anak tangga di dasarnya karena tanah di bawahnya terus ambles.

"Mexico City adalah lokasi yang terkenal rawan penurunan permukaan tanah, dan gambar seperti ini hanyalah permulaan bagi NISAR," kata manajer proyek di Institut Penelitian Teknologi Flemish dan anggota tim sains NISAR, David Bekaert.

"Kita akan melihat banyak penemuan baru dari seluruh dunia," tegasnya.


(sef/sef) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Setelah Setengah Abad, NASA Luncurkan Misi Berawak Ke Bulan