Selat Hormuz Memanas, Iran Lepas Rudal Peringatan ke AS
Jakarta, CNBC Indonesia - Angkatan Laut Iran menembakkan rudal jelajah, roket, dan drone tempur di sekitar kapal perusak Amerika Serikat (AS) yang melintas di Selat Hormuz pada Senin (4/5/2026) waktu setempat. Hal ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington.
Mengutip laporan televisi pemerintah Iran, militer setempat mengklaim telah lebih dulu mengidentifikasi keberadaan kapal perang AS yang memasuki kawasan Teluk. Setelah disebut mengabaikan peringatan awal, Iran kemudian melepaskan "tembakan peringatan".
"Menyusul pengabaian kapal perusak Amerika terhadap peringatan awal, Angkatan Laut mengeluarkan tembakan peringatan dengan menembakkan rudal jelajah, roket, dan drone tempur di sekitar kapal musuh yang agresif," demikian laporan media pemerintah Iran, dikutip Selasa (5/5/2026).
Di sisi lain, militer AS mengonfirmasi bahwa dua kapal perusak berpeluru kendali memang telah memasuki wilayah Teluk. Namun, Washington membantah klaim Iran terkait serangan tersebut.
Sementara itu, Komando Pusat AS (CENTCOM) menegaskan tidak ada kapal perang mereka yang terkena serangan.
"Media pemerintah Iran mengklaim bahwa Korps Garda Revolusi Islam Iran mengenai kapal perang AS dengan dua rudal. Tidak ada kapal Angkatan Laut AS yang terkena serangan," kata CENTCOM dalam pernyataannya.
Sebelumnya, Kantor Berita Fars melaporkan bahwa Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menargetkan kapal perang AS di Selat Hormuz. Namun, klaim itu kembali dibantah oleh pejabat AS.
Insiden ini terjadi di tengah eskalasi ketegangan yang lebih luas antara kedua negara. Situasi memanas setelah AS dilaporkan mengambil langkah terhadap Iran, termasuk pemberlakuan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran pada April lalu. Sebagai respons, Iran disebut membatasi navigasi di Selat Hormuz, jalur strategis bagi perdagangan minyak global.
Meski demikian, CENTCOM menegaskan bahwa operasi militer AS di kawasan tetap berjalan normal. Pasukan AS disebut terus melanjutkan misi keamanan maritim dalam kerangka operasi "Proyek Kebebasan".
(tfa/tfa) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]