Prabowo: Kita tidak Anti Orang Kaya, Tapi Harus Nasionalis

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Rabu, 29/04/2026 14:10 WIB
Foto: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan dalam Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II, Cilacap, Rabu (29/4/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto bicara pemanfaatan sumber daya alam Indonesia untuk dinikmati semua masyarakat. Kepala negara tidak menginginkan kekayaan bangsa itu hanya dinikmati segelintir kalangan orang berduit atau 0,1% kelompok terkaya RI.



Prabowo menjelaskan bahwa pemerintah sudah melakukan pengembangan proyek untuk hilirisasi komoditas batu bara, nikel, batu bara, hingga produk pertanian. Supaya rakyat semakin makmur.

"Kita terbuka, Indonesia harus untuk semua orang yang kuat monggo. Kita tidak anti orang kaya, tapi orang kaya harus nasionalis. Bangsa Indonesia bukan ladang atau sawah untuk diambil kekayaan dibawa keluar negeri," kata Prabowo saat meresmikan pembangunan proyek 13 Hilirisasi Nasional Tahap II di Cilacap, Jawa Tengah, (29/4/2026).

Prabowo tidak menginginkan kekayaan yang diambil di dalam negeri untuk disimpan di luar negeri.

"Saya ulangi, Indonesia tidak mau jadi sawah orang lain, ladang orang lain. Bangsa Indonesia ingin kekayaan dinikmati rakyat Indonesia. Berkali-kali saya bicara itu dan saya bertekad mencapai itu," kata Prabowo.

Menurut Ketua Umum Partai Gerindra ini, proyek Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program yang mampu menyejahterahkan rakyat. Karena banyak hasil panen petani yang tidak terserap pasar kini bisa disalurkan ke program unggulan pemerintah ini.

"Panennya tidak diserap. Tengkulak datang, banting harga. Tidak mungkin rakyat kita sejahtera. Sekarang kita ubah hampir semua petani dan nelayan punya jaminan pasar, off take. Berapa yang dihasilkan, berapa itu pun akan diserap bangsa Indonesia," tuturnya.



(miq/miq) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Prabowo Tinjau Pengelolaan Sampah Hingga Proyek Hilirisasi