MARKET DATA

Seskab: Kemenhub Bakal Evaluasi Perusahaan Taksi Green SM

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
28 April 2026 13:51
Petugas gabungan mengevakuasi puing-puing di lokasi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa, (28/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Petugas gabungan mengevakuasi puing-puing di lokasi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa, (28/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto memberikan beberapa instruksi langsung kepada jajarannya di RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026), pagi ini,  saat meninjau korban kecelakaan tabrakan kereta di Stasiun Bekasi.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam kesempatan itu, presiden telah memberikan instruksi langsung kepada seluruh korban luka mendapatkan perawatan yang optimal hingga pulih. Selain itu pemerintah juga melakukan evaluasi terhadap seluruh sistem keselamatan perkeretaapian untuk mencegah kejadian serupa terjadi kembali.

"Termasuk dalam hal ini Menteri Menteri Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Darat-nya telah menyampaikan akan mengevaluasi pihak perusahaan taksi Green," kata Teddy, mengutip Instagram @sekretariat.kabinet, Selasa (28/4/2026).

Selain itu pemerintah juga berkomitmen untuk segera melakukan penataan secara menyeluruh terkait sistem pengamanan yang memadai di perlintasan kereta api.

"Sebagai langkah kongkret, Presiden Prabowo menyetujui pembangunan flyover di wilayah Bekasi guna mengurangi risiko kecelakaan, mengingat tingginya kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut," tulis Teddy.

Diketahui usai, melakukan tinjauan ke RSUD Kota Bekas, presiden mengatakan akan melakukan perbaikan lintas kereta dengan membangun pos penjagaan hingga flyover pada 1.800 titik di pulau Jawa. Anggaran yang disiapkan juga mencapai Rp 4 triliun.

(hoi/hoi) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Video: Kemenhub Siapkan Strategi Untuk Mudik Gratis Nataru 2025-2026


Most Popular
Features