Airlangga: Dunia Lihat Ekonomi Indonesia Cukup Kuat, Ini Alasannya!
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah gejolak global saat ini. Menurut Airlangga, hal ini diakui juga oleh dunia.
"Dunia masih melihat Indonesia sebagai ekonomi yang cukup kuat. IMF mengatakan Indonesia salah satu brightspot di Asia," ujar Airlangga, dalam National Policy Dialogue dan Kick Off Percepatan Intermediasi Nasional (PINISI), Senin (27/4/2026).
Airlangga menambahkan pengakuan juga datang dari Asian Development Bank (ADB) yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 5,2% tahun ini. Kemudian, lembaga indeks global FTSE Russell pada 7 April 2026 resmi mempertahankan status pasar modal Indonesia sebagai Secondary Emerging Market dan secara eksplisit menyatakan tidak mempertimbangkan Indonesia untuk dimasukkan ke dalam Watch List penurunan status,
Laporan terbaru JP Morgan menyebut Indonesia menjadi salah satu negara paling tahan terhadap guncangan energi global. Indonesia menempati posisi kedua.
"Indonesia hanya bergantung 20% terhadap Selat Hormuz karena indonesia energi mix berbasis batu bara dan gas jadi ini memperkuat resiliensi kita di energi," kata Airlangga.
Guna memperkuat ekonomi domestik, Airlangga memastikan pemerintah terus mengakselerasi program prioritas, a.l. hilirisasi, ketahanan pangan, manufaktur, ekonomi digital, Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa dan Pembangunan 3 juta rumah dan intermediasi sektor perbankan dan jasa keuangan.
"Intermediasi sangat penting agar tadi lambangnya tadi kuda berlari kencang, kalau di AS namanya mustang, sektor jasa keuangan penting untuk menumbuhkan UMKM, meningkatkan nilai tambah dan menciptakan lapangan kerja," katanya.
(haa/haa) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]