Internasional

RI-Jepang Resmi Teken Kerja Sama Energi Nuklir Sipil

tps, CNBC Indonesia
Kamis, 23/04/2026 20:25 WIB
Foto: Pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi, rusak akibat gempa bumi dan tsunami besar pada 11 Maret 2011, terlihat dari dekat pelabuhan perikanan Ukedo di kota Namie, timur laut Jepang, Kamis, 24 Agustus 2023. (AP/Eugene Hoshiko)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Indonesia dan Jepang telah mencapai kesepakatan signifikan di sektor energi baru terbarukan. Kedua negara secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait pengembangan energi nuklir sipil untuk masa depan.

Ini merupakan hasil pertemuan antara Prabowo Subianto dan PM Jepang Takaichi Sanae di Tokyo, beberapa waktu lalu. Charge de Affairs Kedubes Jepang Jakarta, Mitsuru Myochin, menyebutkan nuklir sipil menjadi bagian dari dua kesepakatan penting yang telah ditandatangani oleh kedua pihak.

"Sebenarnya ada dua MoU yang ditandatangani. Satu tentang mineral kritis dan yang lainnya tentang energi nuklir sipil antara Jepang dan Indonesia," kata Myochin di Jakarta, Kamis (23/04/2026).


Langkah ini diambil untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah situasi geopolitik global yang tidak menentu. Kerja sama nuklir sipil diharapkan dapat menjadi solusi kebutuhan energi bersih bagi industri di tanah air.

Jepang yang memiliki pengalaman panjang dalam teknologi nuklir akan memberikan dukungan teknis bagi Indonesia. Kedua pemimpin sepakat bahwa transisi energi merupakan prioritas utama dalam kerangka kerja sama ekonomi bilateral.

"Kedua pemimpin membahas termasuk kerja sama nuklir sipil. Hal ini dilakukan mengingat situasi saat ini di Iran, sehingga perlu memperkuat kerja sama di sektor energi," ucap Myochin menjelaskan latar belakang kesepakatan tersebut.

Selain nuklir, kedua negara juga fokus pada proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi dan pengolahan limbah menjadi energi. Proyek-proyek ini berada di bawah inisiatif Asia Zero Emission Community yang digagas oleh Jepang.

Rantai pasok energi seperti Liquefied Natural Gas (LNG) juga akan diperdalam kolaborasinya untuk memastikan stabilitas pasokan. Indonesia dan Jepang sepakat untuk menjaga keamanan energi di tengah fluktuasi harga komoditas global.

"Kedua pemimpin sepakat untuk memperdalam kolaborasi guna memperkuat rantai pasokan termasuk sumber daya energi seperti LNG. Kedua pemimpin sepakat memajukan kerja sama di bawah inisiatif komunitas emisi nol Asia," tambahnya.


(tps/tps) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: IMF Ungkap Aliran Minyak & LNG Dunia Sudah Berkurang Banyak