Investasi Kuartal I-2026 Masuk Rp 498,8 T, Serap 706.569 Tenaga Kerja

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Kamis, 23/04/2026 10:26 WIB
Foto: Sejumlah pekerja beraktivitas pada pabrik tekstil di PT Mitra Saruta Indonesia (MSI), Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (16/4/2026). (CNBC Indonesia/Arrijal Rachman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mencatat realisasi investasi sepanjang kuartal I-2026 yang senilai Rp 498,8 triliun mampu menyerap 706.569 tenaga kerja.

Jumlah penyerapan tenaga kerja itu pemerintah klaim lebih tinggi 18,9% dari catatan pada periode yang sama tahun lalu. Seiring dengan naiknya nilai investasi yang masuk tiga bulan pertama tahun ini sebesar 7,2% dibanding kuartal I-2025 yang senilai Rp 465,2 triliun.


"Penyerapan tenaga kerjanya 18,9% peningkatan dibanding tahun sebelumnya," kata Menteri Investasi danHilirisasi/KepalaBKPM Rosan Perkasa Roeslani dalam konferensi pers realisasi investasi kuartal I-2026, Kamis (23/4/2026).

Nilai investasi yang masuk itu paling banyak untuk proyek Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya Rp 69,4 triliun; diikuti Jasa Lainnya Rp 64,2 triliun.

Selanjutnya, yang masuk ke sektor Industri Pertambangan senilai Rp 51,9 triliun; Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran Rp 48,0 triliun; serta Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi Rp 45,4 triliun.

Berdasarkan lokasinya, realisasi investasi yang masuk pada kuartal I-2026 paling besar ke Jakarta dengan nilai Rp 78,7 triliun atau setara 15,8% porsinya. Selanjutnya Jawa Barat Rp 76,8 triliun setara 15,4%.

Urutan berikutnya ialah ke Banten dengan total nilai Rp 34,4 triliun atau setara 6,9%. Lalu, Jawa Timur Rp 32,6 triliun dengan porsi 6,5%, dan Sulawesi Tengah sebesar Rp 32,1 triliun atau setara 6,4% dari total investasi yang masuk.


(arj/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Rosan: Proyeksi Realisasi Investasi Q1 2026 Tembus Rp 497 Triliun