Breaking! Realisasi Investasi RI Rp499 T di Q1, Logam & Jasa Memimpin

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Kamis, 23/04/2026 10:00 WIB
Foto: Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani saat menyampaikan paparan dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Gedung Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Investasi dan Hilirisasi atau Kepala BKPM Rosan Roeslani mengumumkan realisasi investasi pada kuartal pertama pada 2026 mencapai Rp 498,8 triliun atau naik 7,2% secara tahunan (year on year/yoy). Adapun, realisasi investasi pada kuartal I-2025 sebesar Rp 465,2 triliun.

Menurutnya, nilai realisasi ini setara dengan 24,4% dari target tahun ini yang mencapai Rp 2.041,3 triliun.


Realisasi ini disumbang oleh penyertaan modal asing (PMA) sebesar Rp 250 triliun, naik 8,5% (yoy) dan penyertaan modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp 248,8 triliun atau naik 6,5% (yoy).

Dari realisasi ini, Rosan mengatakan penyerapan tenaga kerja tumbuh double digit sebesar 18,9% atau 706.569 tenaga kerja. Lebih lanjut, BKPM mengungkapkan realisasi investasi masih dominan dibukukan di luar Jawa dengan porsi 50,4% atau Rp 251,3 triliun, tumbuh 8,5% (yoy). Sementara itu, porsi luar Jawa 49,9% atau Rp 248,8 triliun, tumbuh 6% (yoy).

Secara lokasi, 5 besar provinsi dalam realisasi PMA dan PMDN kuartal I-2026 a.l. Jakarta Rp 78,7 triliun (15,8 %); Jawa Barat Rp 76,8 triliun (15,4%); Banten Rp 34,4 triliun (6,9%); Jawa Timur Rp 32,6 triliun (6,5%); dan Sulawesi Tengah Rp 32,1 T (6,4%).

Kemudian, 5 besar realisasi investasi secara sektor a.l. Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya Rp 69,4 triliun; Jasa Lainnya Rp 64,2 triliun; Pertambangan Rp51,9 triliun; Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran Rp48,0 triliun; dan Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi Rp 45,4 triliun pada kuartal I-2026.

Adapun, dalam laporannya kepada Presiden, Selasa (21/4/2026), Rosan menyampaikan bahwa realisasi investasi pada kuartal pertama ini mencapai Rp498,79 triliun atau 100,36% dari target Rp497 triliun di kuartal I.

Foto: Press Release Capaian Realisasi Investasi Triwulan I (Januari – Maret) Tahun 2026. (BKPM)



"Itu adalah peningkatan 7,22 persen year on year-nya. Dan itu juga penyerapan tenaga kerja Indonesia-nya mencapai 706.569 orang atau 18,93 persen untuk year on year-nya," ucap Rosan dalam keterangannya kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa (21/04/2026).

Komposisi investasi, menurut Rosan, juga menunjukkan keseimbangan antara penanaman modal dalam negeri dan asing, dengan investasi asing mencapai Rp249,94 triliun. Sementara untuk distribusi investasi pada wilayah juga relatif merata dengan komposisi investasi di luar Jawa sebesar 50,37 persen dan Jawa 49,63 persen.

Dia pun mengklaim bahwa minat investor asing terhadap Indonesia tetap tinggi meskipun dunia menghadapi ketidakpastian geopolitik dan geokonomi.

"Ini terbukti dari investasi yang masuk juga masih sesuai dengan yang kita rencanakan, walaupun itu juga sudah mengalami peningkatan yang sangat signifikan kalau saya boleh sampaikan," ujar Rosan.

Foto: Press Release Capaian Realisasi Investasi Triwulan I (Januari – Maret) Tahun 2026. (BKPM)

(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Rosan: Proyeksi Realisasi Investasi Q1 2026 Tembus Rp 497 Triliun