Tak Lagi Gratis, Simak Simulasi Pajak Mobil Listrik Wuling & BYD

haa, CNBC Indonesia
Selasa, 21/04/2026 08:45 WIB
Foto: BYD memperkenalkan kendaraan barunya BYD Atto 1 di Internasional Auto Show (GIIAS) 2025 DI Tangerang, Banten, Rabu (23/7/2025). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah pusat, melalui Kementerian Dalam Negeri, telah merilis aturan baru yang akan memungut pajak bagi kendaraan listrik di Indonesia. Kebijakan baru ini tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2026 tentang Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor, BBNKB, dan Pajak Alat Berat.

Aturan ini telah diteken oleh Mendagri Tito Karnavian dan diundangkan pada 1 April 2026. Jika sebelumnya kendaraan berbasis listrik tidak termasuk objek PKB dan BBNKB, kini aturan baru tersebut, maka Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) tidak lagi secara otomatis dikecualikan dari pengenaan pajak daerah.


Dengan adanya aturan ini, maka kendaraan listrik diwajibkan membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Opsen PKB dan SWDKLLJ. Untuk mempermudah pembayaran pajak, berikut ini simulasinya.

Hitungan Pajak Wuling Air EV & BYD Atto 1

Dikutip dari Detik Oto, berikut contoh pajak untuk Wuling Air ev, kalau dulu hanya bayar Rp 143 ribu, maka siap-siap bakal dikenai pajak mulai Rp 3 jutaan. Berikut rinciannya:

  • Pajak Wuling Air ev Lite Standard

PKB: DP PKB Wuling Air ev Lite x tarif PKB
= Rp 181,65 juta x 2%
= Rp 3,633 juta

Pajak tahunan: PKB + SWDKLLJ
= Rp 3,633 juta + Rp 143 ribu
= RP 3,776 juta

  • Pajak Wuling Air ev Lite Long Range

PKB: DP PKB Wuling Air ev Lite Long Range x tarif PKB
= Rp 190,05 juta x 2%
= Rp 3,801 juta

Pajak tahunan: PKB + SWDKLLJ
= Rp 3,801 juta + Rp 143 ribu
= RP 3,994 juta

  • Pajak Wuling Air ev Lite Pro Long Range

PKB: DP PKB Wuling Air ev Lite Long Range x tarif PKB
= Rp 232,05 juta x 2%
= Rp 4,641 juta

Pajak tahunan: PKB + SWDKLLJ
= Rp 4,641 juta + Rp 143 ribu
= RP 4,784 juta

  • Pajak BYD Atto 1 Tipe Standar

PKB: DP PKB BYD Atto 1 Tipe Standar x tarif PKB

= Rp 240,45 juta x 2%

= Rp 4,809 juta

Pajak tahunan: PKB + SWDKLLJ

= Rp 4,809 juta + Rp 143 ribu

= Rp 4,952 juta

  • Pajak BYD Atto 1 Varian Lebih Tinggi

PKB: DP PKB BYD Atto 1 Varian Lebih Tinggi x tarif PKB

= Rp 253,05 juta x 2%

= Rp 5,061 juta

Pajak tahunan: PKB + SWDKLLJ

= Rp 5,061 juta + Rp 143 ribu

= Rp 5,204 juta


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Pemerintah Bakal Kenakan Pajak Bermotor Kendaraan Listrik