11:06
Video: Uji Potensi Pelebaran Defisit APBN Akibat Lonjakan Harga Minyak
Jakarta, CNBC Indonesia- CNBC Indonesia bersama Bank Indonesia menghadirkan Central Banking Forum 2026 dengan tema "Ketahanan Ekonomi Indonesia dalam Menghadapi Volatilitas Nilai Tukar Global". Forum ini akan mengupas tuntas respons Indonesia dan otoritas moneter menghadapi tantangan global sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional sekaligus menjaga kepercayaan dan perspektif positif pasar.
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE), Mohammad Faisal dalam Central Banking Forum 2026 menyampaikan pandangannya terhadap momentum pertumbuhan RI masih terbuka di tengah tekanan ekonomi dan geopolitik global.
Salah satu tekanan yang harus diperhatikan pemerintah adalah sektor energi mengingat RI memiliki ketergantungan terhadap impor minyak dan BBM. Meski demikian RI hanya memasok energi 20% dari negara teluk sehingga pasokan energi dari Afrika bisa menjadi penopang ketahanan energi RI, hal ini lebih baik dari Malaysia yang memiliki ketergantungan hingga 70% serta Filipina yang tergantung 95% dari Timur Tengah.
Kondisi ini juga menjadi peluang untuk mendorong pengembangan EBT sekaligus memanfaatkan windfall harga komoditas yang melonjak seperti Batu Bara. Namun perlu di ingat harga komoditas pangan impor seperti gula dan kedelai yang melonjak membuat stabilitas nilai tukar Rupiah sangat penting.
Selengkapnya simak dalam Central Banking Forum 2026, CNBC Indonesia (Selasa, 14/04/2026)
Addsource on Google