Foto Internasional

Momen Prabowo Tiba di Paris, Bersiap Bertemu Macron

Biro Sekretariat Presiden RI, CNBC Indonesia
Selasa, 14/04/2026 11:01 WIB

Pertemuan Prabowo dan Macron tidak hanya berfokus pada penguatan kerja sama bilateral, tetapi juga menjadi momentum penting RI terkait dinamika global.

1/5 Presiden Prabowo Tiba di Paris Usai Pertemuan Intensif 5 Jam dengan Presiden Putin di Kremlin. (Biro Pers Sekretariat Presiden RI)

Presiden Republik Indonesi (RI) Prabowo Subianto tiba di Paris, Prancis, pada Senin malam pukul 23.50 waktu setempat, usai menjalani pertemuan intensif bersama Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin di Kremlin. (Biro Pers Sekretariat Presiden RI)

2/5 Presiden Prabowo Tiba di Paris Usai Pertemuan Intensif 5 Jam dengan Presiden Putin di Kremlin. (Biro Pers Sekretariat Presiden RI)

“Setelah melakukan pertemuan yang berlangsung selama lima jam dengan Presiden Putin di Istana Kremlin, Bapak Presiden langsung bertolak menuju Prancis dengan waktu tempuh sekitar 3,5 jam dan tiba tengah malam di Paris,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (Biro Pers Sekretariat Presiden RI)

3/5 Presiden Prabowo Tiba di Paris Usai Pertemuan Intensif 5 Jam dengan Presiden Putin di Kremlin. (Biro Pers Sekretariat Presiden RI)

Setibanya di Paris, Presiden Prabowo dijadwalkan langsung melanjutkan agenda diplomasi strategis melalui pertemuan empat mata dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang akan berlangsung di Istana Élysée. (Biro Pers Sekretariat Presiden RI)

4/5 Presiden Prabowo Tiba di Paris Usai Pertemuan Intensif 5 Jam dengan Presiden Putin di Kremlin. (Biro Pers Sekretariat Presiden RI)

“Besok Bapak Presiden akan melakukan pertemuan empat mata dengan Presiden Macron di Istana Élysée untuk membahas peningkatan kerja sama strategis kedua negara,” ungkap Seskab. (Biro Pers Sekretariat Presiden RI)

5/5 Presiden Prabowo Tiba di Paris Usai Pertemuan Intensif 5 Jam dengan Presiden Putin di Kremlin. (Biro Pers Sekretariat Presiden RI)

Lebih lanjut, Seskab menegaskan bahwa pertemuan tersebut tidak hanya berfokus pada penguatan kerja sama bilateral, tetapi juga menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menyampaikan pandangan strategis terkait dinamika global.. (Biro Pers Sekretariat Presiden RI)

Add as a preferred
source on Google