MARKET DATA
Internasional

Breaking News! Israel Klaim Bunuh Pemimpin Hizbullah Naim Qassem

luc,  CNBC Indonesia
09 April 2026 14:59
Naim Qassem. (Dok Reuters)
Foto: Naim Qassem. (Dok Reuters)

Jakarta, CNBC Indonesia - Israel menyatakan telah menewaskan pemimpin kelompok bersenjata Lebanon yang didukung Iran, Hizbullah, Naim Qassem, dalam serangan udara di Beirut pada malam hari.

Kabar tersebut, sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (9/4/2026), jika dikonfirmasi oleh pihak Hizbullah, berpotensi menjadi pukulan besar baru bagi kelompok itu sekaligus bagi Iran yang selama ini menjadi sekutu utamanya di kawasan Timur Tengah.

Meski terdapat gencatan senjata antara Israel dan Lebanon yang didukung AS pada 2024 setelah lebih dari satu tahun pertempuran, Israel tetap melakukan serangan rutin terhadap apa yang disebutnya sebagai target Hizbullah di Lebanon. Israel menuduh kelompok itu berupaya mempersenjatai kembali diri mereka.

Hizbullah menolak untuk melucuti senjata berdasarkan proposal AS yang bertujuan memperpanjang gencatan senjata.

Qassem sebelumnya mengancam Israel secara langsung, dengan mengatakan bahwa rudal akan menghantam negara tersebut jika Israel kembali melancarkan perang besar terhadap Lebanon.

Israel sebelumnya juga telah melemahkan kemampuan militer kelompok tersebut dan menghantamnya melalui serangkaian pembunuhan terhadap tokoh-tokohnya sejak perang Gaza dimulai pada 7 Oktober 2023.

Pada 2024, Israel menewaskan pendahulu Qassem, pemimpin veteran Hassan Nasrallah, dalam serangan udara di pinggiran Beirut. Serangan itu menjadi puncak konflik yang bermula ketika Hizbullah menembaki posisi Israel di perbatasan sebagai bentuk dukungan terhadap kelompok militan Islam Palestina Hamas.

Hizbullah kemudian menunjuk Qassem, yang telah menjadi tokoh senior dalam kelompok tersebut selama lebih dari 30 tahun, sebagai pemimpin baru sebulan setelah Nasrallah tewas.

Kelompok Hizbullah sendiri dibentuk pada 1982 oleh militan Muslim Syiah di Lebanon dan didukung oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran untuk melawan pendudukan Israel di Lebanon selatan pada masa itu.

 

Update: Reuters memberikan koreksi atas kabar kematian Naim Qassem. Israel mengeklaim yang terbunuh adalah Ali Yusuf Harshi, sekretaris pribadi sekaligus keponakan Sekretaris Jenderal Naim Qassem.

 

(luc/luc) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Arab Memanas! Israel Bunuh Bos Militer Hizbullah Ali Tabtabai


Most Popular
Features