Prabowo Blak-Blakan Bakal Tutup Pembangkit Listrik Diesel RI

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Kamis, 09/04/2026 12:54 WIB
Foto: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan jelang peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik di PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden RI Prabowo Subianto secara tegas menyatakan akan menutup Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) atau pembangkit yang memakai Bahan Bakar Minyak (BBM). Sejalan dengan itu pemerintah akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS) dengan kapasitas mencapai 100 Giga Watt (GW) dalam waktu 2 tahun ini.

Prabowo menyampaikan, bahwa pemerintah sudah memutuskan untuk menjalankan program listrifikasi 100 GW. "Nanti tidak boleh ada lagi pembangkit listrik menggunakan diesel, menggunakan solar. Tidak," terang Presiden Prabowo dalam peresmian fasilitas perakitan kendaraan komersial berbasis listrik milik PT Vektor Teknologi Mobilitas Tbk. di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026).

"Dengan itu kita akan tutup pembangkit listrik tenaga diesel 13 buah yang di PLN akan kita tutup," tambah Prabowo.


Dalam catatan Prabowo, dengan menutup pembangkit diesel itu, Indonesia bisa menghemat 200 ribu barel minyak per hari (bph) atau 20% konsumsi minyak nasional. Maklum, saat ini Indonesia mengimpor sebanyak 1 jutaa-an barel per hari.

"Kita masih perlu impor 1 juta barel sehari. Dengan kita tutup PLTD, kita langsung menghemat 20%. Dengan nanti 100 GW kita juta akan menghemat sangat-sangat besar, mungkin kita dua-tiga tahun lagi tidak perlu impor BBM sama sekali,"

"Kita punya kekuatan besar, kita benar-benar sungguh, kita akan kuat, kita akan berdiri di atas kaki kita sendiri," tegas Prabowo


(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: 10 Provinsi Pengangguran Tertinggi - Harga Minyak Mendidih