Prabowo Buktikan RI Penting di Dunia, Selat Hormuz Tak Ada Apa-apanya!
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan, betapa strategisnya posisi Indonesia di jalur perdagangan dunia.
Ia membandingkannya dengan keberadaan Selat Hormuz yang berada di antara Timur Tengah dengan wilayah Iran, Asia Barat.
Saat Selat Hormuz yang hanya sepanjang 60 km itu terganggu akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS), harga minyak bergejolak hebat hingga menembus level US$ 100 per barel.
"Perang di Timur Tengah itu membuktikan: satu selat, satu Selat Hormuz, itu menentukan hidupnya bangsa, menentukan harga minyak. Selat yang sepanjang 33 mil, 60 km, yang sekarang di kunci hormuz itu dipegang satu negara," kata Prabowo dalam acara Taklimat Presiden RI pada Rapat Kerja Pemerintah Anggota Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Guncangan ekonomi dan perdagangan dunia itu kata Prabowo akan lebih bergejolak lagi bila posisi Indonesia terganggu di kancah global. Sebab, Indonesia memiliki banyak selat yang menjadi jalur 70% perdagangan energi Asia Timur.
"70% kebutuhan energi Asia Timur, 70% energi, dan 70% perdagangan lewat laut-laut Indonesia. Sadarkah kita bahwa Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Makassar, dan sebagainya itu di Laut Indonesia," paparnya.
"Sadarkah kita, betapa pentingnya Indonesia, sadarkah kita betapa kuncinya Indonesia, 70% energi Korea, Jepang, Taiwan, Tiongkok, Filipina," tegas Prabowo.
(arj/mij) [Gambas:Video CNBC]