MARKET DATA

Prabowo Minta Pejabat Sampai Bos BUMN Baca Buku Paradoks Indonesia

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
08 April 2026 14:40
Presiden Prabowo Subianto dalam Taklimat pada Rapat Kerja Pemerintah Anggota Kabinet Merah Putih, Rabu (8/4/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)
Foto: Presiden Prabowo Subianto dalam Taklimat pada Rapat Kerja Pemerintah Anggota Kabinet Merah Putih, Rabu (8/4/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia-Presiden Prabowo Subianto meyakini situasi pada saat ini adalah bagian dari ramalan yang disampaikan sejak lama. Ini sudah ditulis dalam buku Paradoks Indonesia yang fokus pada ketahanan energi, pangan dan air.

Prabowo menuliskan buku tersebut karena pengalamannya sebagai pemimpin politik dan pelaku ekonomi dalam jangka lama.

"Food, energy and water ini sudah dicanangkan oleh PBB dan ini sudah saya perjuangkan dimana-mana, bertahun-tahun belasan tahun dan saya buktikan," ungkap Prabowo dalam Taklimat Presiden RI pada Rapat Kerja Pemerintah Anggota Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026)

Prabowo meminta buku tersebut dibagikan kepada jajaran menteri, eselon I kementerian, pimpinan daerah hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Apa sudah dibagikan atau belum ke pejabat buku-buku saya selama berapa dasawarsa ini, ini bukti bahwa sekian puluh tahun hitam di atas putih, bahwa masalah dasar bagi negara adalah 3 hal itu," jelasnya.

Atas permasalahan tersebut, menurut Prabowo berbagai kebijakan sudah diluncurkan dan berhasil diatasi dalam kurun waktu 1,5 tahun terakhir.

"Alhamdullilah negara kita masalah air tidak sebenarnya menjadi masalah. masalahnya kadang-kadang kita kelebihan air, kita ketawa kelebihan air ini karunia, satu hari air turun, di Bogor satu hari di Bogor sama dengan satu tahun air turun di Australia Barat," pungkasnya.

(emy/mij) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Ogah Tergantung Negara Lain, Prabowo: Kita Lepas dari Kemiskinan


Most Popular
Features