Video

Video: Amankan Listrik di Era Perang, PLN IP Andalkan PLTU Batu Bara

CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia
08 April 2026 12:26

Jakarta, CNBC Indonesia- Sektor kelistrikan nasional dituntut untuk tetap andal, efisien dan berkelanjutan menghadapi tantangan rantai pasok energi global di tengah perang Timur Tengah hingga upaya mencapai target transisi energi menuju Net Zero Emission 2060.

Direktur Utama PT PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta menyebutkan gejolak geopolitik global juga memberi dampak pada sektor kelistrikan mengingat ketidakpastian ini membuat harga energi primer yang menggerakkan pembangkit listrik yakni batu bara, gas dan minyak ikut naik.

Menghadapi kondisi ini, PLN Indonesia Power sebagai produsen listrik berfokus pada upaya meningkatkan keandalan dan terjaganya operasional pembangkit yang tidak begitu terpengaruh pada efek perang yakni pembangkit batu bara.

PLN Indonesia Power juga menghadapi tantangan pada operasional pembangkit yang sudah berumur sehingga penerapan teknologi sehingga dapat beroperasi optimal dan lebih efisien serta menekan emisi karbon.

Di sisi lain PLN IP juga memastikan dukungan terhadap upaya mempercepat transisi energi lewat meningkatkan efisiensi pembangkit eksisting, memperkuat sistem kelistrikan agar sistem siap hadapi transisi listrik hijau hingga meningkatkan adopsi teknologi dan memperkuat sirkular ekonomi di lingkungan pembangkit. Selain itu juga dipersiapkan pembangkit EBT seperti PLTS yang sudah mencapai 500 Megawatt maupun pembangkit Geothermal

Seperti apa langkah PLN IP menjaga keandalan listrik RI di tengah upaya mendorong transisi energi dan gejolak geopolitik global? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Direktur Utama PT PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 08/04/2026)