MARKET DATA

Lagi Perang, Pemerintah Lobi Perusahaan Tak Ekspor Minyak RI Dulu

Firda Dwi Muliawati,  CNBC Indonesia
07 April 2026 20:20
Kapal tanker minyak Pertamina. (Dok. PT Pertamina Patra Niaga)
Foto: Kapal tanker minyak Pertamina. (Dok. PT Pertamina Patra Niaga)

Jakarta, CNBC Indonesia - Satuan Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melakukan negosiasi kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) minyak dan gas bumi untuk memasok produksinya minyaknya ke dalam negeri.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan, kebijakan ini untuk mendorong perusahaan migas dalam negeri mengalokasikan produksinya agar bisa diolah oleh kilang domestik. Meskipun memang belum ada larangan ekspor secara formal dari pemerintah.

"Tahun ini belum ada kebijakannya, tahun ini tidak diberikan rekomendasi ekspor (minyak mentah) kecuali kan yang sudah terkontrak," jelas Djoko saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, dikutip Selasa (7/4/2026).

Adapun, perusahaan migas yang sudah telanjur memiliki kontrak ekspor, pemerintah bila perlu akan melakukan negosiasi dengan kontraktor terkait untuk mengaktifkan klausul penundaan pengiriman agar pasokan minyak tersebut bisa diserap oleh PT Pertamina (Persero) terlebih dahulu.

Djoko mencontohkan, proses negosiasi yang sedang berlangsung dengan PT MedcoEnergi. Namun, pihak kontraktor membutuhkan dasar hukum yang kuat berupa surat resmi dari pemerintah untuk dapat menunda kewajiban ekspor mereka tanpa terkena penalti dari pembeli.

"Alhamdulillah yang untuk ExxonMobil bagian KKKS-nya sudah 100% diolah dalam negeri, bisa. Medco tinggal nunggu surat dari bapak menteri. Saya sebenarnya sudah kirim surat bahwa kontrak ekspornya dia kita apa di dalam klausul kontraknya Medco dengan pembeli luar itu apabila pemerintah membutuhkan maka ini bisa ditunda pengiriman tahun berikutnya. Satu lagi dengan Texcal. Texcal belum kita bicarakan," tegas Djoko.

(pgr/pgr) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Baru 11 Blok Migas Bagi-Bagi Jatah "Saham" 10% ke Pemda, Ini Daftarnya


Most Popular
Features