MARKET DATA

Purbaya: APBN Defisit Rp240 T Hingga Akhir Maret 2026

Zahwa Madjid,  CNBC Indonesia
06 April 2026 11:34
RDP Komisi XI DPR  RI dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (YouTube/DPR RI)
Foto: RDP Komisi XI DPR RI dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (YouTube/DPR RI)

Jakarta, CNBC Indonesia-Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Maret 2026 tercatat defisit Rp240,1 triliun atau 0,93% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

"Ketika ada defisit jangan kaget, karena APBN didesain defisit. Ini sesuatu yang normal, yang penting kita pantau terus," kata Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Senin (6/4/2026)

Pendapatan negara mencapai Rp 574,9 triliun, tumbuh 10,5% (year on year/yoy). Perpajakan memberikan sumbangan Rp462,7 triliun (14,3%) dengan andil terbesar dari pajak sebesar Rp394,8 triliun (20,7%). Sementara bea cukai Rp67,9 triliun (-12,6%).

PNBP berhasil dikumpulkan sebesar Rp112,1 triliun (-3%) dan hibah Rp100 miliar (2,8%).

Belanja negara sudah terealisasi Rp815 triliun (31,4%). Pemerintah pusat mencairkan Rp610,3 triliun (47,7%) dan transfer ke daerah Rp204,8 triliun (-1,1%).

(mij/mij) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Purbaya: APBN Defisit Rp560 T per November 2025, 2,35% PDB


Most Popular
Features