MARKET DATA

Antam Buka-Bukaan Cadangan Emas Pongkor, Segini Produksinya

Verda Nano Setiawan,  CNBC Indonesia
02 April 2026 11:40
Tambang bawah tanah Pongkor, Bogor, Jawa Barat yang dikelola oleh PT Antam Tbk (ANTM) dengan produksi utama emas dan perak, Kamis (16/10/2025). (CNBC Indonesia/Verda Nano Setiawan)
Foto: Tambang bawah tanah Pongkor, Bogor, Jawa Barat yang dikelola oleh PT Antam Tbk (ANTM) dengan produksi utama emas dan perak, Kamis (16/10/2025). (CNBC Indonesia/Verda Nano Setiawan)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) membeberkan bahwa cadangan emas di Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor semakin menipis. Hal ini tersebut lantas mendorong perusahaan untuk mencari sumber cadangan baru.

Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk (Antam) Untung Budiharto mengatakan produksi emas dari UBPE Pongkor saat ini berada di bawah 1 ton per tahun, bahkan hanya sekitar 450 kilogram per tahun.

"Kita saat ini hanya bisa di bawah 1 ton Pak, malah 450 kg per tahun Pak, sehingga ini sangat minim sekali dan satu-satunya tambang emas yang dimiliki oleh Pongkor, di Antam itu Pongkor Pak," ujar Untung dalam RDP bersama Komisi VI DPR RI, dikutip Kamis (2/4/2026).

Oleh karena itu, guna memenuhi kebutuhan produksi, Antam selama ini mengandalkan berbagai sumber. Mulai dari program buyback, pembelian dari pabrik dalam negeri, hingga impor dari luar negeri apabila terjadi kekurangan pasokan.

Di sisi lain, Antam juga telah mendapatkan penugasan untuk melakukan eksplorasi sumber cadangan baru di dalam negeri. Kegiatan tersebut akan diawali dengan kajian sosial di sejumlah wilayah, termasuk Jawa Timur.

"Hanya saja, waktunya enggak bisa cepat Pak itu. Kalau saya tanya, 5 tahun baru bisa ditambang Pak, untuk mendapatkan cadangan dan resource yang ada di sana," katanya.

Selain kegiatan eksplorasi di dalam negeri, Antam juga tengah menyiapkan sejumlah strategi lain untuk memperkuat cadangan emas. Salah satunya yakni penjajakan ekspansi eksplorasi di luar negeri, termasuk di Arab Saudi.

"Strategi ini dirancang untuk menyeimbangkan optimalisasi aset yang ada dengan membuka peluang pertumbuhan yang baru," ujar Untung.

(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Video: Pasang Tarif Bea Keluar Ekspor Emas, Purbaya Target Raup Rp 2 T


Most Popular
Features