5 Photos
Penampakan Terbaru SPBE LPG Bekasi Usai Terbakar Semalam
Kondisi terkini kebakaran melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat
Kondisi usai kebakaran melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/4/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Kebakaran SPBE yang terjadi pada Rabu (1/4) malam tersebut menyebabkan puluhan rumah warga yang bersebelahan SPBE ikut terbakaran dengan kerusakan cukup parah. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Pantauan di lokasi, sejumlah mobil yang berada di dalam area SPBE nampak hangus terbakar. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Akibat ledakan dan kebakaran tersebut, kondisi SPBE Cimuning mengalami kerusakan berat bahkan dinyatakan nyaris rusak total. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Selain itu, suasana di lokasi yang dekat titik dipenuhi bau menyengat yang diduga berasal dari puing-puing yang terbakar. "Ledakan terjadi sekitar jam 9 malam, langsung lari keluar rumah" kata salah satu warga yang menjadi korban kepada CNBC Indonesia. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Kebakaran berlangsung sangat cepat. Asap gas menyebar selama sekitar 15 hingga 20 menit sebelum akhirnya terjadi ledakan besar. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Akibat kejadian tersebut, sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi langsung panik dan berusaha menyelamatkan diri. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Sebagai informasi, ledakan yang memicu kebakaran tersebut diduga berawal dari kebocoran gas di lokasi kejadian. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Api yang menjadi pemicu kebakaran berasal dari korsleting listrik di sekitar SPBE hingga mengakibatkan ledakan serta menghanguskan area tersebut. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Atas kejadian ini, Pertamina sendiri memastikan bahwa pasokan LPG ke masyarakat aman dan tidak mengalami gangguan. "Pertamina Patra Niaga RJBB memastikan bahwa pasokan LPG kepada masyarakat tidak terganggu, ungkap Susanto August Satria, Area Manager Communications, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
source on Google