MARKET DATA
Internasional

14 Update Timteng: Trump Mau Setop Perang, Respons Netanyahu-Iran

sef,  CNBC Indonesia
01 April 2026 13:08
Peta Kekuatan Militer 6 Negara Teluk: Siapa Paling Ganas Jika Perang
Foto: Negara Arab (Aristya rahadian)

14.Pertumbuhan Ekonomi Arab Bisa "Kiamat"

Perang selama sebulan di Timur Tengah dapat menghapus seluruh pertumbuhan ekonomi yang dicapai negara-negara Arab tahun lalu. Ini pun kemungkinan akan memicu "kontraksi ekonomi yang tajam" di Iran.

Hal ini dilaporkan Program Pembangunan PBB (UNDP). Perlu diketahui perang memasuki minggu kelima.

"Eskalasi militer baru-baru ini di Timur Tengah mengungkap kerentanan struktural kawasan negara-negara Arab," kata badan tersebut.

"PDB diperkirakan akan menurun sekitar 3,7% hingga 6,0%," di seluruh kawasan.

Hal itu akan mewakili total kerugian PDB sebesar US$120 miliar hingga US$194 miliar (Rp1.860 - Rp3.007 triliun). Angka itu melebihi pertumbuhan PDB regional kumulatif yang dicapai pada tahun 2025.

Bagi Iran, lembaga tersebut mengatakan konflik tersebut kemungkinan akan memicu kontraksi ekonomi yang tajam. Simulasi ekonomi menunjukkan bahwa pertumbuhan PDB riil dapat menurun antara 8,8 dan 10,4 poin persentase, relatif terhadap skenario dasar tanpa perang.

Perkiraannya juga menunjukkan bahwa 3,5 juta hingga 4,1 juta orang dapat jatuh di bawah garis kemiskinan di Iran. Berpotensi mendorong tingkat kemiskinan hingga 41%.

(sef/sef) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]




Most Popular
Features