MARKET DATA

Ada Kebijakan WFH & Hemat Energi, Masyarakat Bisa Hemat BBM Rp 59 T

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
31 March 2026 19:35
Sejumlah pegawai pemprov DKI menaiki bus saat jam pulang kerja bersamaan dengan kebijakan work form anywhere (WFA) jelang libur Lebaran 2026 untuk pegawai pemerintah dan swasta mulai berlaku hari ini, Jakarta, Senin, (16/3/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Sejumlah pegawai pemprov DKI menaiki bus saat jam pulang kerja bersamaan dengan kebijakan work form anywhere (WFA) jelang libur Lebaran 2026 untuk pegawai pemerintah dan swasta mulai berlaku hari ini, Jakarta, Senin, (16/3/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah mengumumkan kebijakan transformasi budaya terkait kerja nasional dan kebijakan energi. Kebijakan ini diharapkan bisa menghemat anggaran negara dan pengeluaran dari masyarakat saat konferensi pers secara daring, Selasa malam (31/3/2026).

Pemerintah telah resmi mengumumkan pemberlakuan work from home atau WFH satu kali dalam sepekan untuk ASN, yakni hari Jumat, untuk mengantisipasi dampak rambatan konflik di Timur Tengah, kebijakan ini berlaku mulai 1 April 2026.

Pemerintah juga mengeluarkan aturan teknis terkait kebijakan bekerja dari rumah (WFH) satu hari seminggu bagi sektor-sektor tertentu

"Potensi penghematan ke apbn Rp 6,2 triliun berupa penghematan kompensasi BBM sementara total pembelanjaan BBM masyarakat dihemat Rp 59 triliun," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto  saat konferensi pers secara daring, Selasa malam (31/3/2026).

(hoi/hoi) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Imbas Perang, Korsel Pangkas BBM & Batasi Mobil Dinas


Most Popular
Features