Mobil China Ramai-ramai Serbu Pasar RI, Respons Bos Honda Tak Terduga
Jakarta, CNBC Indonesia - Persaingan industri otomotif di Indonesia semakin sengit dengan kehadiran merek-merek asal China. Honda pun mengakui tekanan tersebut, namun tetap optimistis bisa bersaing.
Presiden Direktur Honda Prospect Motor Masanao Kataoka menyebut kekuatan pemain baru memang tidak bisa dianggap remeh. Namun, ia menilai Honda memiliki fondasi yang kuat.
"Kompetitor dari China sangat kuat," kata Masanao dikutip Selasa (31/3/2026).
Honda mengklaim memiliki keunggulan dari sisi jaringan distribusi. Hal ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga posisi di pasar.
"Jaringan dealer yang luas secara nasional itu penting," ujarnya.
Dalam menghadapi kompetisi, Honda tidak hanya mempertahankan posisi tetapi juga melakukan peningkatan. Langkah ini dilakukan agar tetap relevan dengan perkembangan pasar.
Foto: ‘mobil bekas nol kilometer’ China: terdaftar tetapi tidak pernah dikendarai. (Tangkapan Layar CarNewsChina.com)‘mobil bekas nol kilometer’ China: terdaftar tetapi tidak pernah dikendarai. (Tangkapan Layar CarNewsChina.com) |
"Perlunya mempertahankan kondisi ini dan meningkatkan kualitas serta lini produk kami ke depan," kata dia.
Selain itu, penting juga pendekatan berbasis kebutuhan lokal. Setiap negara memiliki karakter pasar yang berbeda.
"Kami akan menyesuaikan produk dengan kebutuhan masing-masing negara," ujarnya.
Menurutnya, strategi ini akan membantu perusahaan tetap kompetitif di tengah perubahan industri. Perusahaan optimistis dapat mempertahankan posisinya di pasar Indonesia, termasuk bersaing dengan pabrikan China yang sangat mengandalkan perang harga.
"Kami ingin terus meningkatkan kekuatan kami di masa depan," ujarnya
(fys/wur) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]
Foto: ‘mobil bekas nol kilometer’ China: terdaftar tetapi tidak pernah dikendarai. (Tangkapan Layar CarNewsChina.com)