MARKET DATA

Purbaya Bilang Ada Oknum Nakal yang Bikin Coretax LeletI

Zahwa Madjid,  CNBC Indonesia
30 March 2026 10:20
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan pemaparan dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Maret 2026 di kantor pusat Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Kementerian Keuangan RI)
Foto: Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan pemaparan dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Maret 2026 di kantor pusat Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Kementerian Keuangan RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan adanya dugaan oknum yang menyebabkan sistem Coretax berjalan lambat dan bermasalah.

Setelah mendapatkan banyak keluhan dari masyarakat, Purbaya melakukan investigasi terhadap sistem Coretax. Setelah ditelusuri, pihaknya menemukan bahwa sistem tersebut sempat terhubung kembali dengan layanan dari pihak tertentu yang sebelumnya sudah diminta untuk tidak digunakan lagi.

"Coretax itu agak aneh. Kemarin saya investigasi, ada yang muter-muter tiba-tiba muter-muter keluar lagi, kan. Rupanya ada sistem yang masuk ke service-nya salah satu perusahaan yang saya udah bilang jangan ke situ lagi, dipakai lagi ke situ rupanya," ujar Purbaya kepada pewarta dikutip Senin (30/3/2026).

Purbaya pun mencurigai adanya pihak yang sengaja"bermain" dalam sistem tersebut. Bahkan, dirinya mengaku sudah mengantongi indikasi pelaku yang terlibat dan memastikan akan menindaklanjutinya.

"Saya suruh ganti lagi. Nanti saya investigasi siapa yang main-main. Jadi mungkin udah dapet lah orang itu. Pakai lagi, pakai lagi, pakai lagi. Saya heran aja. Dia pikir saya main-main. Tapi saya beresin," ujarnya.

Pada saat yang sama, Purbaya pun mengatakan bahwa permasalahan Coretax berada pada desain yang salah dan perangkat lunak yang masih belum mendukung.

"Pertama salah desain. Dengan program baru, kenapa sulit dipakai? Rupanya salah satu kelemahannya adalah Anda tahu ada service jasa software atau aplikasi yang menghubungkan Coretax dengan nasabah? Itu kalah cepat kalau pakai itu," ungkap Purbaya di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Purbaya mengungkapkan, pihak Direktorat Jenderal Pajak akan terus melakukan perbaikan terhadap Coretax. Terutama, terkait kecepatan memproses data dalam sistem.

Tak hanya itu, Purbaya mengaku perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi secara intensif kepada para wajib pajak agar lebih paham akan istilah perpajakan yang digunakan dalam sistem Coretax.

"Untuk software Coretax sendiri nanti kita perbaiki terus, di sini kan ada tim untuk itu. Kalau keluhannya wajib pajak tidak bisa mengerti, susah memahami misalnya bahasanya (Coretax) itu tidak bisa dibetulkan cepat, tapi kita akan perbaiki lagi," ujarnya.

Di sisi lain, Purbaya berpandangan bahwa saat ini sistem Coretax sudah jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

"Tapi tidak seburuk sebelumnya kan, sudah membaik, kita betulin terus," ujarnya.

(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Kejar Target Penerimaan Pajak, Purbaya Kirim Surat Cinta ke Pengusaha


Most Popular
Features