MARKET DATA

Kata-Kata Purbaya Bilang Mau Potong Gaji Pegawai Pajak, Cuma Bercanda?

Romys Binekasri,  CNBC Indonesia
28 March 2026 10:15
Pelantikan Pejabat di Lingkungan Kementerian Keuangan di Aula Dhanapala, Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (10/3/2026). (Tangkapan layar)
Foto: Pelantikan Pejabat di Lingkungan Kementerian Keuangan di Aula Dhanapala, Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (10/3/2026). (Tangkapan layar)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui adanya ketimpangan gaji di jajaran Kementerian yang dipimpinnya. Seperti diketahui, gaji aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) lebih tinggi dibandingkan dengan pegawai di direktorat lainnya.

Purbaya mengungkapkan, hal itu diketahui saat DJP kekurangan pegawai, dia melakukan mutasi pegawai dari Direktorat Jendaral Perbendaharaan (DJPb) ke Pajak.

"Tempatnya Pak Prima (DJPb) (saya pindah) ke Pajak. Tapi orang Pajak kesan pertamanya 'Huu, gue lebih tinggi''. Ini (karena) gajinya lebih tinggi Pajak," katanya dalam pelantikan Sekjen Kementerian Keuangan, dikutip Sabtu (28/3/2026).

Terkait dengan perbedaan ini, Purbaya mengaku terkejut. Dia pun menawarkan solusi agar tidak ada ketimpangan. Solusinya, gaji pegawai Pajak yang diturunkan atau gaji pegawai Kemenkeu lainnya yang dinaikkan.

"Kita potong atau kita naikin yang lain?" kata Purbaya.

Tampak, pejabat eselon I Kementerian Keuangan, termasuk Dirjen Pajak Bimo Wijayanto tertawa mendengar solusi Purbaya.

"Ya kan dua pilihan, kita samakan, potong yang Pajaknya atau yang lain kita naikin semua?"

Purbaya pun bertanya kepada Dirjen Anggaran Luky Alfirman: "Pak Luky setuju gak?"

"Pak Luky pasti gak setuju karena masalah anggaran ya...dia gak setuju nanti protes ke Pak Luky aja semuanya," ujar Purbaya seraya tertawa.

(dce) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Pesan Purbaya ke PNS DJP Soal Target Setoran Pajak: Jangan Putus Asa!


Most Popular
Features