FOTO

Tampang Kapal Perang Terbaru RI, 6.000 Ton-Raksasa di Asia Tenggara

CNBC Indonesia/Faisal Rahman, CNBC Indonesia
Jumat, 27/03/2026 18:10 WIB

KRI Prabu Siliwangi-321 sandar di Tanjung Priok usai pelayaran 44 hari dari Italia, jadi kapal perang terbesar dan termutakhir TNI AL.

1/8 Kapal Republik Indonesia (KRI) Prabu Siliwangi-321 sandar di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (27/3/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Kapal Republik Indonesia (KRI) Prabu Siliwangi-321 sandar di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (27/3/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

2/8 Kapal Republik Indonesia (KRI) Prabu Siliwangi-321 sandar di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (27/3/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

KRI Prabu Siliwangi-321 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pada Kamis (26/3) kemarin usai menempuh perjalanan selama 44 hari dari La Spezia, Italia, melintasi Samudra Atlantik dan Hindia. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

3/8 Kapal Republik Indonesia (KRI) Prabu Siliwangi-321 sandar di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (27/3/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Kapal perang jenis Pattugliatore Polivalente d’Altura (PPA) ini merupakan alutsista terbaru produksi Fincantieri, Italia, yang diproyeksikan sebagai elemen strategis dalam mendukung kekuatan maritim Indonesia.  (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

4/8 Kapal Republik Indonesia (KRI) Prabu Siliwangi-321 sandar di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (27/3/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

KRI Prabu Siliwangi-321 mejadi kapal perang terbesar dan termutakhir yang dimiliki Indonesia saat ini.  (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

5/8 Kapal Republik Indonesia (KRI) Prabu Siliwangi-321 sandar di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (27/3/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Kapal ini memiliki bobot lebih dari enam ribu ton, panjang 143 m, lebar 16,5 m, draft 5,2 m, dan kecepatan maksimum 32 knots dengan pendorongan kombinasi diesel, listrik, dan gas turbin.  (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

6/8 Kapal Republik Indonesia (KRI) Prabu Siliwangi-321 sandar di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (27/3/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Kapal ini juga memiliki teknologi Naval Cockpit yang memungkinkan integrasi sistem navigasi dan senjata secara digital, yang serupa dengan kokpit pesawat tempur hingga dilengkapi meriam utama 127 mm Vulcano, menjadikannya kapal pertama TNI AL yang mengoperasikan meriam kaliber besar (Large Caliber Gun).  (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

7/8 Kapal Republik Indonesia (KRI) Prabu Siliwangi-321 sandar di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (27/3/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

“KRI Prabu Siliwangi-321 ini merupakan tipe fregat yang ukurannya termasuk terbesar di Asia Tenggara. Kehadirannya akan menambah kemampuan kita dalam menjaga kedaulatan negara di laut karena sensor-sensor yang dimiliki jauh lebih baik dibanding kelas sebelumnya,” ujar Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dikutip dari kemhan.go.id.  (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

8/8 Kapal Republik Indonesia (KRI) Prabu Siliwangi-321 sandar di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (27/3/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Selain fungsi tempur, KRI Prabu Siliwangi-321 juga dirancang untuk mendukung misi kemanusiaan dan pencarian serta pertolongan (SAR). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Add as a preferred
source on Google