Api berkobar akibat ledakan setelah serangan di dekat perusahaan minyak Aramco, di tengah konflik AS-Israel dengan Iran, di Riyadh, Arab Saudi, 18 Maret 2026. (Tangkapan Layar Video/REUTERS)
Serangan ini dilakukan setelah Israel, yang didukung Amerika Serikat (AS), membunuh Kepala Intelijen Esmail Khatib, yang menjadi pukulan baru bagi pemerintahan Teheran. Ini pun terjadi sebagai balasan serangan Israel ke fasilitas gas Iran. (Tangkapan Lyar Video/X)
Kematian Esmail Khatib terjadi dua hari setelah Kepala Keamanan Ali Larijani, bersumpah untuk membalas dendam. Sebelumnya seorang perwira Korps Garda revolusi Iran, Kepala Basij Gholamreza Soleimani, juga tewas diserang Israel. (Tangkapan Layar Video/REUTERS)
Dikutip dari AFP, Kamis (19/3/2026), Iran meluncurkan rentetan drone dan rudal ke arah negara-negara Teluk hingga menimbulkan beberapa ledakan kuat terdengar di ibu kota Saudi, Riyadh. Â (Tangkapan Layar Video/REUTERS)
Kementerian pertahanan Riyadh mengatakan pihaknya berhasil mencegat empat rudal balistik Iran dengan sebuah pecahan jatuh di dekat kilang minyak di selatan ibu kota Saudi yang menyebabkan empat orang terluka. Dalam rekaman Reuters disebut ledakan dipicu proyektil Iran. (Tangkapan Lyar Video/X)